Bursa Eropa Dibuka Melemah Sambut Lonjakan Inflasi Inggris

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
15 July 2021 14:31
The German share price index DAX graph is pictured at the stock exchange in Frankfurt, Germany, October 17, 2018.    REUTERS/Staff

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa turun pada pembukaan perdagangan Kamis (15/7/2021), karena investor masih mencerna data terbaru mengenai tingginya inflasi Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Indeks Stoxx 600 dibuka melemah 0,4% dengan indeks saham sektor minyak dan gas anjlok 2,5% menjadi pemimpin koreksi indeks saham sektoral yang juga melemah, kecuali indeks saham komoditas dasar yang menguat 0,5%.

Selang 15 menit kemudian, koreksi indeks Stoxx 600 surut menjadi 1,4 poin (-0,3%) ke 459,2. Indeks DAX Jerman drop 71,9 poin (-0,46%) ke 15.717,08 dan CAC Prancis surut 24,3 poin (-0,37%) ke 6.534,08. Indeks FTSE surut 6,2 poin (-0,09%) ke 7.085,01.


Dalam pidatonya di depan Kongres, bos bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell menyatakan belum akan mengubah kebijakan moneternya menjadi ketat, dan memperkirakan inflasi di Negara Adidaya itu akan melandai.

Harga kontrak berjangka (futures) indeks saham AS masih stabil di perdagangan sementara investor mengantisipasi rilis kinerja keuangan emiten raksasa, di antaranya Morgan Stanley dan data pasar tenaga kerja.

Sementara itu, bursa saham di Asia Pasifik bergerak menyamping setelah China melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua sebesar 7,9%, atau mendekati konsensus pasar yang dihimpun Reuters sebesar 8,1%.

Angka itu terhitung turun dari posisi kuartal I-2021 sebesar 18,3%, tapi lebih dikarenakan aspek teknis di mana kuartal pertama merupakan momentum pembalikan ekonomi Negeri Panda sehingga terjadi lompatan.

Pasar menyoroti angka penjualan ritel per Juni yang melesat 12,1% secara tahunan, atau melampaui ekspektasi pasar dalam konsensus Reuters yang memperkirakan angka 11%. Pertumbuhan itu mengindikasikan konsumsi masyarakat di China telah pulih kembali.

Dari sisi data ekonomi, pelaku pasar di Benua Biru memantai rilis angka pengangguran di Inggris per Mei dan data inflasi Italia per Juni. Sementara itu, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) merilis data pasar minyak bulanannya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading