Ada Apa, kok Bos Erajaya Jual Semua Sahamnya?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
14 July 2021 08:45
Direktur ERAA Djohan Sutanto, dok ERAA

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Djohan Sutanto menjual seluruh kepemilikan saham perusahaan peritel ponsel itu sebanyak 225.000 saham ERAA pada 16 Juni lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan itu dilakukan pada harga Rp 680/saham sehingga Djohan mengantongi dana Rp 153 juta.

Mengacu data BEI, saham ERAA turun 2,48% di Rp 590/saham pada penutupan Selasa kemarin (13/7). Dalam sepekan terakhir saham pengelola Erafone ini turun 8% dan sebulan terakhir turun 14% dengan kapitalisasi pasar Rp 9,4 triliun.


Namun secara tahun berjalan atau year to date (YTD) saham ERAA naik 34% dan 3 tahun terakhir meroket 144%.

"Jumlah saham sebelum transaksi 225.000 lembar saham atau 0,001%. Jumlah saham setelah transaksi yakni tidak lagi memiliki saham ERAA. Tujuan dari transaksi yakni investasi," jelas Djohan dalam suratnya kepada BEI, dikutip Rabu ini (14/7).

Berdasarkan laporan keuangan Maret 2021, saham Djohan Sutanto di ERAA mencapaai 225.000 atau setara dengan 0,01%. Saham terbesar atau 8,69 miliar saham alias 54,69% masih dipegang PT Eralink Imternational.

Adapun Presiden Direktur ERAA Budiarto Halim memegang 0,04% atau 6,25 juta saham.

Situs resmi ERAA mencatat, Djohan adalah Warga Negara Indonesia berdomisili di Jakarta Utara. Dia meraih gelar Sarjana dari Universitas Tarumanagara, tahun 1994.

Sebelum bergabung dengan ERAA, Djohan mengawali kariernya sebagai Senior Marketing Manager PT Panggung Electric Citrabuana dari 1993 hingga 1998, dan Direktur Penjualan PT Trikomsel Oke dari 1998 hingga 2010.

Saat ini dia juga menjabat sebagai Direktur PT Nusantara Prima Sukses Artha, Direktur Era International Network Sdn. Bhd., Direktur Era International Network Pte. Ltd, Direktur PT Teletama Artha Mandiri, Direktur PT Mitra International Indonesia, dan Direktur Erajaya Swasembada Pte. Ltd.

Dia diangkat sebagai direktur ERAA pada 26 Mei 2014 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 84.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading