Demi Bayar Utang, Emiten ASSA Milik TP Rachmat Rights Issue

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
07 July 2021 11:15
Peter F Gontha memberi piagam kepada Theodore Permadi Rachmat atau yang lebih dikenal dengan TP Rachmat saat meraih pemenang CNBC Indonesia Awards Lifetime Achievement. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan rental mobil dan jasa logistik milik taipan TP Rachmat, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) akan menerbitkan saham baru dalam rangka penawaran umum terbatas (PUT) untuk Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD atau rights issue).

Berdasarkan prospektus yang dirilis perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak 600 juta saham atau setara dengan 15,01% dari modal disetor dan ditempatkan perusahaan.

Jumlah dana dari penerbitan saham baru ini dalam rangka penerbitan obligasi konversi senilai Rp 720 miliar. Setiap pemegang 453 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 14 Juli 2021 berhak mendapatkan hak 80 HMETD, dengan 1 HMETD berhak membeli 1 unit obligasi konversi di harga Rp 1.200/unit.


Menurut keterbukaan informasi terbaru di BEI, dana hasil PUT sebesar Rp 639.285.595.233 (Rp 639,28 miliar) akan digunakan untuk pelunasan dan pembayaran atas sebagian pinjaman bank perseroan.

Kemudian, sekitar Rp 18.522.000.000 (Rp 18,52 miliar) akan digunakan untuk untuk penyetoran modal kepada PT Adi Sarana Logistik yang akan digunakan untuk pengembangan usaha baru di bidang jasa pergudangan (warehouse) dengan merek "titipaja".

Sementara, sisanya akan digunakan untuk modal perseroan yang mencakup, namun tidak terbatas pada, biaya asuransi atas kendaraan yang disewakan dan/atau untuk membiayai kegiatan operasional perseroan lainnya.

Adapun penerbitan HMETD ini tidak disertai dengan penerbitan waran.

Untuk melaksanakan aksi korporasi ini perusahaan telah mendapatkan izin pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Agustus 2020.

Tanggal cum HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi dilakukan pada 12 Juli 2021. Kemudian, recording date untuk mendapatkan hak HMETD jatuh pada 14 Juli 2021 dan pencatatan saham ini akan dilakukan pada 16 Juni 2021 dan bisa diperdagangkan pada 16-23 Juli 2021.

Perusahaan telah menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penasihat keuangannya dalam aksi korporasi ini.


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading