Sebulan Meroket 15%, Harga Batu Bara Hari Ini Naik Nyaris 2%!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
23 June 2021 11:39
A pile of coal is seen at a warehouse of the Trypillian thermal power plant, owned by Ukrainian state-run energy company Centrenergo, in Kiev region, Ukraine November 23, 2017. Picture taken November 23, 2017. REUTERS/Valentyn Ogirenko

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara kembali membukukan kenaikan. Padahal harga komoditas ini sudah melonjak belasan persen dalam sebulan terakhir.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) berada di US$ 121/ton. Naik 1,68% dibandingkan sehari sebelumnya.

Harga batu bara memang sedang dalam tren meningkat. Dalam sepekan ini, harga batu bara melesat 4,09% dan selama sebulan ke belakang meroket 15,57%.


Tren kenaikan harga batu bara membawa berkah bagi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pukul 10:43 WIB, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 3,39%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 0,49%, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) bertambah 0,37%.

Tidak hanya itu, kenaikan harga juga membawa berkah bagi perekonomian nasional secara umum. Ingat, batu bara adalah salah satu komoditas andalan ekspor Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor bahan bakar mineral (yang didominasi batu bara) pada Januari-Mei 2021 adalah US$ 10,25 miliar. Pangsanya mencapai 12,9% dari total ekspor non-migas.

"Hampir seluruh komoditas non-migas mengalami kenaikan harga seperti batu bara, minyak kelapa sawit, timah,tembaga, nikel, emas. Meningkatnya permintaan, dibarengi dengan kenaikan harga membuat performa ekspor kita mengalami peningkatan yang menggembirakan," kata Suhariyanto, Kepala BPS, pekan lalu.

Peningkatan ekspor menjadi kabar gembira karena membawa harapan Indonesia bisa lepas dari resesi ekonomi. Sebab, ekspor adalah salah satu kontributor utama dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) dari sisi pengeluaran.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading