Mau Runtuhkan Dolar AS, 3 Negara Amerika Latin Sahkan Bitcoin

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
18 June 2021 07:55
Ilustrasi Bitcoin (Photo by André François McKenzie on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dominasi mata uang dolar Amerika Serikat (AS) mulai dibendung oleh beberapa negara di kawasan Amerika Selatan atau Amerika Latin.

Selain mulai membendung dominasi sang greenback, beberapa negara di Amerika Latin tersebut juga mulai mengakui bahwa kripto, terutama Bitcoin dapat dijadikan sebagai alternatif pembayaran suatu transaksi.

El Salvador merupakan negara yang lebih dahulu mengakui Bitcoin sebagai salah satu alat pembayaran yang sah.


Setelah aksi dari pemerintah El Salvador yang kini telah resmi mengadopsi Bitcoin, negara Amerika Latin lainnya pun bersiap menyusul El Salvador. Adapun negara Amerika Latin tersebut yakni Paraguay dan Panama.

El Salvador, Sang Pelopor Adopsi Bitcoin di Amerika Selatan

El Salvador dianggap sebagai negara pelopor yang mengadopsi Bitcoin sebagai mata uang yang sah. Masyarakat di negara dengan penduduk sekitar 6,454 juta jiwa pada tahun 2019 ini pun kini dapat bertransaksi menggunakan Bitcoin tanpa perlu khawatir.

Ketertarikan El Salvador pada Bitcoin tampaknya dimotivasi oleh tingkat inflasi dan usaha negara untuk melepas dari ketergantungan dolar Amerika Serikat (AS).

Selain itu, tertariknya pemerintah El Salvador dengan Bitcoin agar negara tersebut dapat menjadi kiblat kewirausahaan teknologi kripto.

"Dalam jangka pendek, hal ini akan menciptakan lapangan kerja dan membantu memberikan inklusi keuangan kepada ribuan orang di luar ekonomi formal," kata Presiden El Salvador, Bukele.

Sebelumnya, gerakan percaya Bitcoin ini telah diinisiasi oleh Jack Mallers, pencipta aplikasi pembayaran Zap dan Strike Bitcoin. Dia juga telah membantu membuat rancangan undang-undang (RUU) untuk membuat Bitcoin legal di negara tersebut.

Hal ini tentunya dapat mempermudah masyarakat mengonversi Bitcoin ke mata uang local, tanpa mengkhawatirkan pajak yang akan dikenakannya.

"Sampai sekarang, El Salvador ditetapkan menjadi negara Bitcoin pertama dan negara pertama yang membuat legalitas Bitcoin. El Salvador juga memperlakukannya Bitcoin sebagai mata uang resmi," kata Mallers pada konferensi Bitcoin 2021 di Miami.

Hal ini membuat para politisi dan pemimpin di berbagai negara Amerika Selatan juga menyerukan tindakan yang sama, di mana para pemimpin melakukan tindakan tersebut untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Selain itu, tujuan para pemimpin melegalkan Bitcoin juga untuk memperlambat inflasi, meningkatkan inklusi keuangan, dan menghasilkan lebih banyak uang untuk kas negara.

Paraguay dan Panama Ikuti Langkah El Salvador
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading