Powell Bangkitkan 'Naga Tidur'! Saham-Emas-Kripto Longsor

Market - Putra, CNBC Indonesia
17 June 2021 11:35
FILE - In this Nov. 25, 2019, file photo Federal Reserve Board Chair Jerome Powell addresses a round table discussion during a visit to Silver Lane Elementary School, in East Hartford, Conn. On Wednesday, Dec. 11, the Federal Reserve issues a statement and economic projections, followed by a news conference with Powell. (AP Photo/Steven Senne)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jagat investasi global dibuat heboh oleh Jerome Powell sang Gubernur The Fed. Mr. Jay menyatakan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) akan menaikkan suku bunga acuan hingga dua kali pada 2023.

Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) mengubah sikapnya dengan mempercepat rencana penaikan suku bunga acuan, setelah sebelumnya menyatakan tidak berencana melakukan itu setidaknya sebelum 2023 terlewati.

Hal ini tentunya membuat pasar khawatir akan terjadi taper tantrum lebih cepat dari perkiraan dan harga dolar Paman Sam akan menguat gila-gilaan pada periode taper tantrum ini.


Apabila dolar AS menguat gilaan tentu saja instrumen investasi seperti mata uang kripto dan emas yang secara lumrah diperdagangkan dengan menggunakan dolar akan menjadi kurang menarik.

Inilah yang menyebabkan aksi jual di berbagai instrumen investasi pada perdagangan hari ini sehingga harganya rata-rata terjerembab. Simak tabel berikut.

Dapat dilihat dari tabel di atas, dolar indeks yang menjadi pengukur kekuatan mata uang Paman Sam terhadap basket mata uang lain sedang ganas-ganasnya dengan kenaikan 0,89% sejak kemarin malam ketika diumumkan bahwa The Fed akan menaikan suku bunga 2 kali hingga 2023.

Kuatnya dolar AS menyebabkan instrumen investasi lain keok, dari pasar modal Wall Street terlihat tiga indeks utama pasar modal AS seluruhnya tumbang dimana DJIA ambruk 0,77%, S&P 500 turun 0,54%. Dan Nasdaq terkoreksi 0,24%.

Dari pasar mata uang kripto juga tak mampu berkutik, tercatat dua mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar juga terkoreksi parah karena diperdagangkan dalam mata uang AS. Tercatat BTC terkoreksi 3,01% sedangkan Ethereum ambruk 3,63%.

Instrumen investasi emas juga tak mampu berkutik melawan pernyataan Powell, tercatat emas diperdagangkan turun 2,52% ke level harga US$ 1.823,7/troy ons.

Dari dalam negeri, instrumen investasi lokal juga tak mampu berbicara banyak, lihat saja indeks acuan pasar modal IHSG yang turun 0,17%, mata uang Garuda yang ambruk 0,67%, dan acuan Obligasi Negara tenor 10 tahun yang turun 0,29%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading