The Fed Berubah Jadi Elang, Dolar AS Terbang!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
17 June 2021 09:10
Ilustrasi Rupiah dan dolar (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan pasar spot pagi ini. Respons pasar terhadap hasil rapat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) tidak menguntungkan mata uang Merah Putih.

Pada Kamis (17/6/2021), US$ 1 setara dengan Rp 14.250 kala pembukaan pasar spot. Rupiah melemah 0,11% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kemarin, rupiah juga menutup perdagangan pasar spot dengan depresiasi 0,11% di hadapan dolar AS. Ini membuat rupiah melemah tiga hari beruntun. Selama tiga hari tersebut, depresiasi rupiah tercatat 0,33%.


Sayangnya, hari ini tren pelemahan rupiah masih berlanjut. Penyebabnya adalah reaksi pasar atas hasil rapat Komite Pengambil Kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC).

Dini hari tadi waktu Indonesia, Ketua Jerome 'Jay' Powell dan kolega memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di 0-0,25%. Suku bunga mendekati 0% ini dinilai masih layak (appropriate) untuk mendukung pencapaian target penciptaan lapangan kerja maksimal (maximum employment) dan inflasi di kisaran 2% dalam jangka menengah panjang. Tidak hanya itu, The Fed juga masih mempertahankan besaran pembelian aset-aset keuangan (quantitative easing) sebesar US$ 120 miliar per bulan.

"Dalam menentukan kebijakan, Komite akan terus memonitor berbagai informasi dan proyeksi. Komite akan bersiap untuk menyesuaikan posisi (stance) kebijakan moneter apabila terjadi risiko yang mengancam target yang telah ditetapkan," demikian sebut keterangan tertulis FOMC.

Halaman Selanjutnya --> The Fed Rllis Proyeksi Terbaru

The Fed Rllis Proyeksi Terbaru
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading