Sentuhan Midas Ala Elon Musk, Bikin Kripto Kembali Semarak

Market - chd, CNBC Indonesia
15 June 2021 09:57
Ilustrasi/ Cryptocurrency / Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga mata uang kripto (cryptocurrency) melanjutkan penguatannya pada perdagangan Selasa (15/6/2021), di mana investor mulai kembali masuk ke dalam pasar kripto. Namun penguatan pada pagi hari ini cenderung tipis.

Berdasarkan data dari Investing pukul 09:00 WIB, harga Bitcoin melesat 1,95% ke level US$ 39.924,60/koin atau setara dengan Rp 567.591.551/koin, Ethereum melonjak 2,85% ke US$ 2.572,04/koin (Rp 36.561.354/koin), Binance Coin menguat 0,51% ke US$ 367,10/koin (Rp 5.229.361/koin).

Berikutnya Litecoin terbang 4,29% ke posisi US$ 177,70/koin (Rp 2.526.909/koin), Chainlink meroket 6,42% ke US$ 25/koin (Rp 356.625/koin), Cardano naik 0,18% ke US$ 1,551/koin (Rp 22.037/koin), Ripple naik tipis 0,01% ke US$ 0,877/koin (Rp 12.476/koin), dan Dogecoin terapresiasi 0,26% ke US$ 0,322/koin (Rp 4.580/koin).


Serangkaian berita positif yang masih terjadi hingga pagi hari ini membuat para trader kripto, termasuk di Bitcoin kembali aktif sejak Minggu (13/6/2021) akhir pekan lalu, sementara analis masih mencari tanda-tanda penurunan dalam jangka pendek.

"Sejumlah sinyal menunjukkan bahwa Bitcoin harganya sedang undervalued pada saat ini," tulis Alexandra Clark, sales trader di broker aset digital GlobalBlock yang berbasis di Inggris, dalam e-mail kepada CoinDesk.

Trader mulai kembali masuk ke kripto, terutama di Bitcoin berkat komentar CEO Tesla, Elon Musk yang menyebutkan akan menerima pembayaran dalam mata uang kripto terlaris itu, dengan dalih penambangannya sudah menggunakan energi ramah lingkungan.

"Meskipun banyak analis masih ragu-ragu dalam menentukan apakah aset digital siap untuk melanjutkan tren naiknya, yang kami tahu adalah bahwa Musk harus bertanggung jawab." tulis Clark, dikutip dari CoinDesk.

Sebelumnya, Musk mengatakan perusahaannya akan melanjutkan transaksi Bitcoin setelah mengkonfirmasi ada penggunaan energi bersih yang wajar oleh para penambang.

"Ketika ada konfirmasi penggunaan energi bersih yang wajar (50%) oleh para penambang dengan tren masa depan yang positif, Tesla akan kembali mengizinkan transaksi bitcoin," kata Musk pada Minggu (13/6/2021), dikutip dari CNBC International.

Tesla mengungkapkan dalam pengajuan SEC pada Februari lalu bahwa mereka membeli Bitcoin senilai US$ 1,5 miliar atau Rp 21,2 triliun. Perusahaan mengatakan akan mulai menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran untuk produknya.

Namun, Tesla menghentikan pembelian mobil dengan Bitcoin pada pertengahan Mei. Ini karena kekhawatiran tentang efek penambangan cryptocurrency, yang membutuhkan bank komputer yang kuat, berkontribusi terhadap perubahan iklim.

"Kami prihatin dengan peningkatan pesat penggunaan bahan bakar fosil untuk penambangan dan transaksi Bitcoin, terutama batu bara, yang memiliki emisi terburuk dari bahan bakar apa pun," kata Musk pada Mei lalu.

Komentar Musk tentang cryptocurrency sering membuat harga melonjak atau jatuh, tetapi tampaknya hanya memiliki sedikit efek langsung pada perdagangan Minggu kemarin.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading