Bos BRI Update Restrukturisasi Kredit UMKM, Ini Datanya

Market - Yuni astutik, CNBC Indonesia
14 June 2021 17:45
Direktur Utama BRI, Sunarso (Dok. BRI)

Jakarta, CNBC IndonesiaPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) atau Bank BRI tercatat sudah melakukan restrukturisasi kredit terhadap UMKM sejak awal pandemi hingga saat ini mencapai Rp 227 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank BRI Sunarso dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/6/2021).

"Jadi Rp 227 triliun itu direstrukturisasi ternyata yang benar-benar tak diselamatkan Rp 771 miliar, sedangkan selebihnya Rp 38,076 triliun itu sembuh. Ada yang benar-benar lunas Rp 10,9 triliun, ada yang bisa menurunkan kewajiban pokok Rp 12 triliun, ada yang lunas, hidup lagi minta tambahan kredit Rp 15 triliun. Ini berita baik, dari sekian triliun ada yang selesai Rp 38 triliun," tegasnya.




Oleh sebab itu, lanjutnya, berdasarkan hasil restrukturisasi sukses atau gagal, manajemen BRI mengambil keputusan untuk melakukan pencadangan.

Total pencadangan adalah sekitar Rp 73 triliun sedangkan tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Rp 27 triliun.

"Jadi rasio pencadangan terhadap NPL 251%. Kenapa BRI mencadangkan besar? karena ada loan at risk belum benar-benar bersih, sehingga kalau ada apa-apa, memburuk, bank masih bisa diselamatkan," kata Sunarso.

Per kuartal I-2021, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp 6,86 triliun, sedikit lebih rendah dari perolehan laba di periode yang sama sebelumnya sebesar Rp 8,16 triliun.

Meski demikian, di tengah kondisi ekonomi nasional yang tengah berjuang untuk pulih, BRI berhasil mempertahankan kinerja positif.

Kredit mikro BRI tercatat tumbuh 12,43 % sehingga secara konsolidasian BRI berhasil mencetak laba senilai Rp 6,86 triliun pada akhir kuartal I 2021.

Sunarso menyatakan, hingga akhir Maret 2021 penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp 914,19 triliun.

Penopang utama pertumbuhan kredit BRI yakni kredit mikro sebesar Rp 360,03 triliun atau tumbuh 12,43 persen year on year dan kredit konsumer yang tumbuh 1,62 persen yoy menjadi Rp 145,06 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading