IHSG Melesat! Asing Borong 6 Saham Big Cap Sekaligus

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
31 May 2021 16:39
Kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup cerah bergairah pada perdagangan Senin (31/5/2021). Indeks bursa saham acuan nasional tersebut ditutup melesat 1,69% ke level 5.947,46.

Data perdagangan mencatat sebanyak 297 saham terapresiasi, 202 saham melemah dan 148 lainnya mendatar. Nilai transaksi hari ini kembali naik menjadi Rp 13,5 triliun dan investor asing kembali melakukan aksi beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp 775 miliar.

Berdasarkan data dari RTI, asing tercatat mengoleksi enam saham big cap, di mana sebagian besar asing mengoleksi saham bank big cap. Adapun saham bank big cap tersebut yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).


Selain saham bank big cap asing juga tercatat mengoleksi dua saham big cap lainnya, yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII).

Adapun saham-saham yang dikoleksi oleh investor asing pada perdagangan Senin (31/5/2021) hari ini adalah:

Selain memborong enam saham big cap, asing juga tercatat melepas beberapa saham, di mana saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kembali dilepas oleh asing pada hari ini. Asing juga tercatat melepas saham emiten produsen kayu, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)

Berikut saham-saham yang dilepas oleh asing pada perdagangan hari ini.

Secara pergerakan, enam saham big cap tersebut juga ditutup melesat, di mana saham BBRI melesat 4,67% ke level Rp 4.260/unit, saham TLKM meroket 5,2% ke posisi Rp 3.440/unit, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melonjak 3,45% ke Rp 6.000/unit.

Berikutnya saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melesat 3,85% ke Rp 5.40/unit, saham BBCA menguat 0,55% ke Rp 31.875/unit dan terakhir saham ASII menguat 1,94% ke Rp 5.250/unit.

Penguatan bursa nasional ini mengekor reli bursa Amerika Serikat (AS) yang juga bergerak di jalur hijau meski terbatas. Indeks Dow Jones menguat hanya 0,4% ke 34.464.64 sedangkan indeks S&P 500 bertambah 0,12% menjadi 4.200,88.

Tanda-tanda bahwa asing mengambil posisi beli sudah terlihat sejak pekan lalu, dengan posisi net buy sepekan mencapai Rp 861,5 miliar. Saham yang diburu terutama adalah saham unggulan, termasuk TLKM, BBRI, BBCA, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Optimisme terjadi di tengah pernyataan Presiden Joko Widodo yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 bisa mencapai 7%. Terbaru, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahkan menyatakan bahwa ekonomi bisa melesat hingga 8%.

Oleh karenanya, pasar bereaksi positif dan menganggap kenaikan kasus virus corona (Covid-19) usai libur Lebaran tidak akan berujung pada pengetatan kebijakan ekonomi, yang pada gilirannya bakal menekan ekonomi dan membuyarkan optimisme kedua tokoh penting nasional tersebut.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading