Surprised! Saham HERO Ngamuk, padahal Mau Tutup Semua Giant

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
25 May 2021 17:00
Gerai Giant Mampang yang Akan Tutup (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten ritel PT Hero Supermarket Tbk (HERO) ditutup di zona hijau, melesat kencang 12,69% ke level Rp 1.110/saham pada perdagangan hari ini, Selasa (25/5/21).

Penguatan tersebut terjadi setelah emiten supermarket ini mengumumkan akan menutup seluruh gerai Giant pada Juli mendatang.

Saham HERO dibuka pada level Rp 985/saham tadi pagi, setelah setengah hari berada di zona merah, saham yang dikuasi oleh perusahaan ritel asal Hong Kong, The Diary Farm, berbalik arah pada perdagangan sesi-II dan sempat menyentuh level Rp 1.230/saham sebelum resmi di tutup di harga Rp 1.110/saham.


Total transaksi HERO adalah senilai Rp 1,38 miliar yang didominasi transaksi domestik dengan total volume perdagangan sebanyak 1,24 juta saham.

Sejak awal pekan, saham HERO terlihat mengalami perkuatan, Senin (24/5) kemarin saham ini ditutup di harga Rp 985/ saham menguat 6,48%.

Dalam seminggu terakhir saham ini juga mengalami kenaikan 16,84% dan selama sebulan saham ini berhasil tumbuh hingga 15,63%. Kapitalisasi pasarnya tercatat di angka Rp 4,64 triliun.

Manajemen HERO mengatakan bahwa alasan perusahaan menutup gerai Giant merupakan strategi perusahaan sebagai respons cepat serta tepat untuk beradaptasi terhadap perubahan dinamika pasar.

Manajemen juga mengatakan perseroan akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA sebagai langkah strategis perusahaan, sisanya akan diubah gerai Giant menjadi Hero.

Sebelum rencana penutupan ini, HERO mendapatkan fasilitas pinjaman dari The Dairy Farm Company Limited, perusahaan pengendali Hero Supermarket berupa fasilitas pinjaman bergulir atau revolving loan senilai US$ 55 juta atau setara Rp 775,77 miliar dengan asumsi kurs Rp 14.105 per US$.

Sampai dengan 3 bulan pertama tahun ini, perseroan masih mencatatkan kerugian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,64 miliar, lebih rendah dari kerugian di triwulan I-2020 sebesar Rp 43,55 miliar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Duh! Semua Gerai Giant Tutup Permanen Juli, Ini Alasan HERO


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading