Halo Nasabah Jiwasraya, PMN Kemungkinan Cair Juni 2021

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
19 May 2021 18:10
Puluhan nasabah Jiwasraya yang tergabung dalam Forum Korban Jiwasraya melakukan aksi damai di Kantor Pusat Jiwasraya, Jakarta, Jumat, 11/9. Aksi tersebut dilakukan karena tidak adanya kejelasan mengenai pencairan dana bagi para nasabah korban Jiwasraya Saving Planyang sudah lewat jatuh tempo selama 2 tahun. Sebelumnya, Jiwasraya mengklaim membayarkan tunggakan kepada sebagian nasabah senilai Rp470 miliar pada akhir Maret lalu. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan pembayaran utang klaim diberikan kepada 15 ribu nasabah pemegang polis tradisional. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengharapkan penyertaan modal negara (PMN) Rp 22 triliun untuk program restrukturisasi polis nasabah bisa cair pada Juni 2021. Periode ini bersamaan dengan dimulainya migrasi polis yang sudah disetujui untuk direstrukturisasi ke IFG Life.

Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Polis Jiwasraya, R. Mahelan Prabantarikso mengatakan PMN tersebut akan cair sesuai dengan anggaran pemerintah sehingga belum dipastikan apakah akan cair dalam waktu bersamaan.

"PMN bulan Juni ini... Sampai saat ini mudah-mudahan sesuai jadwal," kata Mahelan di Jakarta, Rabu (19/3/2021).


Adapun secara keseluruhan dana PMN ini akan diberikan kepada asuransi jiwa yang bau didirikan melalui PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)/BPUI, yakni IFG Life.

Total dana restrukturisasi yang akan diberikan ke IFG Life mencapai Rp 26,7 triliun, dengan sisa dana dari luar PMN berasal dari fundraising senilai Rp 4,7 triliun. Penggalangan dana ini akan dilakukan dengan aset dasar (underlying) dividen.

Selain itu, dia menjelaskan nantinya Jiwasraya juga akan melakukan transfer aset, di luar polis, dengan nilai mencapai Rp 13 triliun-Rp 14 triliun dari total aset JIwasraya yang direcovery mencapai 18 triliun.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN telah menyiapkan dana mencapai Rp 22 triliun yang berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life.

Tak hanya itu, terdapat tambahan modal senilai Rp 4,7 triliun yang berasal setoran dividen IFG yang nantinya akan diberikan kepada IFG Life. IFG adalah Holding Asuransi BUMN yang sebelumnya dikenal sebagai PT Banana (Persero).

Selain melanjutkan manfaat atas polis eks Jiwasraya yang telah direstrukturisasi, dana tersebut juga akan digunakan oleh IFG Life sebagai modal untuk menyasar bisnis di sektor asuransi kesehatan, jiwa dan pengelolaan dana pensiun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jadi Dirut Baru Jiwasraya, Begini Rekam Jejak Angger Yuwono


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading