Jokowi ke Unilever Cek Vaksinasi Mandiri, KAEF Jadi Operator!

Market - Chandra Gian Asmara & Monica Wareza, CNBC Indonesia
18 May 2021 09:55
foto/ Peninjauan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja, Kabupaten Bekasi, 18 Mei 2021/Youtube: Setpres

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan Vaksinasi Gotong Royong mulai menampakkan kemajuan. Kali ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengecek langsung dengan mengunjungi Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa hari ini (18/5/2021).

Bersama rombongan terbatas, Kepala Negara berangkat dengan menempuh perjalanan darat dari Istana Kepresidenan Bogor pada pukul 08.00 WIB, seperti dikutip keterangan resmi Sekretariat Kepresidenan.

Lokasi pertama yang akan dikunjungi Jokowi di kawasan industri tersebut ialah pabrik PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang menjadi salah satu perusahaan peserta program Vaksinasi Gotong Royong untuk pekerja yang digelar perdana.


Di sana, Jokowi diagendakan untuk meninjau jalannya program vaksinasi yang dilakukan secara serentak untuk pekerja dari belasan perusahaan yang tersebar di berbagai lokasi di Jabodetabek melalui konferensi video.

Setelah peninjauan, Jokowi direncanakan untuk mengunjungi lokasi proyek pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung yang masih berada di dalam kawasan industri.

Titik pertama yang akan dikunjungi ialah Casting Yard #1 yang tepatnya berada di Kelurahan Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Lokasi tersebut merupakan salah satu fasilitas pendukung produksi dan distribusi box girder yang digunakan sebagai penyusun struktur trase proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Turut serta dalam perjalanan menuju Kawasan Industri Jababeka antara lain Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Terkait dengan perkembangan vaksinasi, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah ditunjuk oleh induk usahanya PT Bio Farma (Persero) sebagai distributor dan operator penyuntikan untuk program Vaksinasi Gotong Royong. Program ini bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno P. mengatakan untuk program ini perusahaan menyediakan kode batang (barcode) untuk mempermudah proses tracing (pelacakan). Selain itu digitalisasi pelayanan antrean diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan memudahkan calon penerima vaksin.

"Jadi, untuk pendaftaran kami bantu dengan aplikasi Kimia Farma Mobile, mulai dari upload data dan terkoneksi ke dalam Sistem Informasi satu data. Kemudian peserta mendapatkan notifikasi dan dapat diketahui jam berapa harus antre, kemudian mereka disuntik. Bahkan, kita bisa langsung scan vial ID. Start Vaksinasi Gotong Royong, kita sudah bisa menggunakan sistem antrean ini yang terkoneksi ke dalam satu data," kata Ganti dalam siaran persnya, dikutip Selasa (18/6/2021).

Untuk menjalankan program ini, Kimia Farma memberikan pengerjaannya kepada PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), cucu usaha perusahaan, anak usaha dari PT Kimia Farma Apotek.

Menjelang pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong, Kimia Farma Diagnostika terus memperbaiki berbagai aspek di internal maupun pelayanan.

Direktur Utama Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo menjelaskan bahwa Kimia Farma Group telah melakukan berbagai persiapan untuk kegiatan vaksinasi gotong royong sesuai dengan arahan pemerintah, termasuk perbaikan pelayanan dan manajemen.

"Berbagai pembenahan lainnya di internal KFD telah kami lakukan, seperti sistem pengawasan internal, penguatan sistem layanan dan supporting dengan mengedepankan aplikasi digital dan cashless, serta berbagai langkah pembenahan lainnya. Semua pembenahan itu untuk memberikan service excellence [pelayanan terbaik] sesuai dengan guidance yang diberikan oleh pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong," jelas dia.

Vaksinasi gotong royong ini menggunakan jenis vaksin Sinopharm.

Adapun tugas untuk Vaksinasi Gotong Royong ini ditugaskan kepada Bio Farma berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kemudian, Bio Farma mendelegasikan kepada anak usahanya.

Vaksinasi Gotong Royong ini juga dilaksanakan di 18 kawasan industri lainnya. Kadin Indonesia mencatat ada sekitar 17.000 perusahaan yang sudah mendaftar dalam program tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading