Gojek-Tokopedia Resmi Merger! Simak 6 Fakta Brand GoTo

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
17 May 2021 14:15
Pengiriman Naik Jelang Lebaran, 
Sederet Inisiatif GoSend Selama Ramadan 2021

Jakarta, CNBC Indonesia - Gojek, platform layanan on-demand dan pembayaran serta finansial terkemuka di Asia Tenggara, dan Tokopedia, perusahaan teknologi dengan marketplace terdepan di Indonesia, resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo, yaitu grup teknologi yang diklaim terbesar di Indonesia.

GoTo diklaim akan menjadi ekosistem andalan masyarakat dengan menyediakan berbagai solusi untuk menjalani keseharian (GoTo ecosystem for daily life). Pembentukan Grup GoTo ini merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini.

CEO GoTo Group Andre Soelistyo mengatakan penggabungan ini menandai dimulainya GoTo dan fase pertumbuhan selanjutnya untuk Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial.


"Pengemudi Gojek akan mengirimkan lebih banyak paket Tokopedia, mitra dagang dari semua ukuran akan mendapatkan keuntungan dari solusi bisnis yang diperkuat dan kami akan menggunakan skala gabungan kami untuk meningkatkan inklusi keuangan di wilayah berkembang dengan potensi pertumbuhan yang belum tergali," kata Andre dalam siaran persnya, Senin (17/5/2021).

Presiden GoTo Group Patrick Cao mengungkapkan model bisnis ke depannya akan lebih beragam, stabil, dan berkelanjutan.

"GoTo Group akan menyumbang lebih dari 2% PDB di Indonesia dan kami akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan peluang memperoleh pendapatan seiring dengan pertumbuhan perusahaan dan ekonomi kami," ungkapnya.

Berikut fakta-fakta merger kedua perusahaan ini

1. Nilai Transaksi

Total nilai transaksi penggabungan (gross transaction value/GTV) ini bruto grup ini hingga akhir 2020 lalu lebih dari US$ 22 miliar atau setara dengan Rp 319 triliun (kurs Rp 14.500/US$), dengan lebih dari US$ 1,8 miliar atau Rp 26 triliun pada 2020.

2. Armada

Total armada pengemudi terdaftar lebih dari 2 juta dan jumlah mitra pedagangnya (merchants) mencapai 11 juta pada Desember 2020. Jumlah pengguna aktif mencapai 100 juta pengguna aktif bulanan dan ekosistem yang mencakup 2% dari PDB Indonesia.

3. Manajemen

Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin bisnis gabungan tersebut sebagai CEO GoTo Group, dengan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo Group. Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.

Andre juga akan terus memimpin pembayaran dan layanan keuangan, di bawah merek baru GoTo Financial, yang mencakup GoPay serta penawaran layanan pedagang dan keuangan Grup.

Manajemen GoToFoto: Manajemen GoTo
Manajemen GoTo

4. Penasihat Keuangan dan Investor

Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan Gojek. Davis Polk & Wardwell LLP dan Assegaf Hamzah & Partners menjabat sebagai penasihat hukum Gojek. Citi bertindak sebagai penasihat keuangan Tokopedia. Allen & Overy LLP menjabat sebagai penasihat hukum Tokopedia.

Kesepakatan ini didukung oleh jajaran investor utama kedua perusahaan, termasuk Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.

NEXT: Ekosistem GoTo

Intip Ekosistem GoTo
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading