Elon Musk Biang Kerok Harga Dogecoin Nyungsep 30%, Beneran?

Market - Chandra Dwi & Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
11 May 2021 07:11
FILE PHOTO: Tesla Chief Executive Office Elon Musk speaks at his company's factory in Fremont, California, U.S., June 22, 2012.   REUTERS/Noah Berger/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Publik investor mata uang digital alias cryptocurrency global dikejutkan dengan kejatuhan harga salah mata uang kripto, Dogecoin. Harga salah satu jenis kripto ini ambles hingga 30% pada Minggu (9/5/2021) yang terjadi pascapernyataan dari pebisnis kawakan dan pendiri pabrikan mobil listrik Tesla, Elon Musk, pada sebuah acara televisi.

Saat itu salah satu orang terkaya di jagat ini menyebut dogecoin dalam acara berita satir SNL "Weekend Update" dilansir CNBC International.

Dalam tanya jawab dengan pembawa acara Michael Che dan Colin Jost, Musk menyebut dirinya "Dogefather", dan mengatakan dogecoin adalah "keramaian" dan akan naik "ke bulan".


Ketika ditanya 'apa itu Dogecoin', Musk menjawab, "ini adalah masa depan mata uang. Ini adalah sarana keuangan yang tak terhentikan yang akan mengambilalih dunia."

Hanya saja, ketika seorang pemeran acara, Michael Che membalas dan bertanya, "jadi, ini hanya sebuah keributan?", Musk menjawab sambil tertawa, "Ya, itu hiruk pikuk."

Pernyataan ini tampaknya membuat aksi jual Dogecoin yang cukup masif dilakukan para trader. Akibatnya mata uang kripto yang terinspirasi meme ini turun sebanyak 29,5%, turun menjadi 49 sen.

Bahkan platform perdagangan mata uang kripto Robinhood sempat tidak berfungsi. Menurut perusahaan itu layanan dapat dipulihkan dalam waktu kurang dari satu jam.

Sementara itu beberapa analis pasar menilai bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh Elon Musk sangat berpengaruh pada pergerakan harga mata uang kripto.

"[Musk] juga dikenal sebagai Dogefather, tidak diragukan lagi [Musk] akan memiliki sketsa tentang cryptocurrency yang mungkin akan menjadi viral selama berhari-hari dan selanjutnya memotivasi para pengikutnya untuk mencoba mengirim dogecoin ke bulan," tulis Edward Moya, analis pasar senior di Oanda, dikutip dari catatan pada 4 Mei lalu.

Aksi Musk pada acara itu diketahui sangat menarik perhatian para pemilik Dogecoin. Bahkan disediakan streaming langsung di YouTube dikhususkan untuk menonton acara itu dan mencermati pergerakan dogecoin pada saat yang sama.

Musk memang kerap mengunggah komentar positifnya terhadap uang kripto melalui akun Twitter @elonmusk. Menurut dia uang kripto bisa menggantikan uang tunai lama yang bisa memiliki suku bunga riil negatif.

Dia juga dikenal sebagai pendukung uang kripto yang berangkat dari meme Dogecoin. Pada Kamis lalu, Musk mengingatkan pengikut akun Twitternya untuk berhati-hati saat berinvestasi pada uang kripto. Dia pun menilai jangan terlalu jauh berspekulasi tentang uang kripto.

"Mata uang kripto menjanjikan, tapi tolong berinvestasi dengan hati-hati!," ujarnya.

Di Indonesia, aset kripto seperti dogecoin, bitcoin, dan lainnya dilarang sebagai alat pembayaran. Hal itu sesuai Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran yang mengatur transaksi pembayaran wajib menggunakan rupiah.

Kendati demikian, perdagangannya tetap bisa dilakukan sebagai komoditas dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Dari sisi harga, pergerakan mata uang kripto pada perdagangan Senin pagi kemarin (10/5/2021)  terpantau mayoritas menguat, setelah beberapa kripto sempat melesat pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan data dari Indodax pukul 09:00 WIB Senin kemarin, harga Bitcoin menguat 0,78% ke level harga US$ 58.214,96 atau setara dengan Rp 863.910.000, Ether (Ethereum) melesat 2,81% ke US$ 3.915,09 atau Rp 58.100.000.

Sementara untuk kripto Dogecoin ambruk hingga 14,87% ke posisi US$ 0,56 atau setara dengan Rp 8.270.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Elon Musk 'Bersabda' Lagi, Harga Bitcoin Pepet Rp 572 Juta!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading