Round Up

Gak Ada Akhlak! Antigen Bekas Dipakai Demi Duit, Erick Ngamuk

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 May 2021 09:40
Rapid Test Antigen (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi berbahaya dan tidak bertanggung jawab dilakukan oknum Kimia Farma.

Lima orang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu.

Parahnya, berdasarkan pengakuan para tersangka antigen bekas ini hanya dicuci alkohol. Semua semata-mata mencari pundi-pundi uang haram.

Untuk informasi, lima orang tersangka yang telah ditetapkan Polda Sumut memiliki beragam peran. Posisi mereka pun bervariasi, mulai business manager hingga kurir.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kegiatan penggunaan cotton buds swab antigen bekas tersebut mulai dilakukan oleh karyawan dari laboratorium Kimia Farma yang berlokasi di Jalan RA Kartini, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Medan, sejak 17 Desember 2020. Saat itu alat tersebut diperuntukkan bagi swab di Bandara Kualanamu.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra sempat mewawancarai beberapa tersangka lainnya soal peran masing-masing. Salah satu tersangka berinisial SR lalu menjelaskan tata cara mereka mendaur ulang alat tes antigen bekas tersebut.

"Caranya itu yang macem cotton buds yang kami bilang brush itu kita bersihkan dengan alkohol 75 persen. Itu kita bersihkan dengan cara tisunya kita basahin dengan alkohol, terus dilap pada kapasnya," kata SR saat rilis pers di Mapolda Sumut, Kamis (29/4/2021).

Dalam praktik tak terpuji ini, SR bertugas membawa alat antigen bekas dari Bandara Kualanamu ke laboratorium Kimia Karma di Jalan Kartini, Medan. Tak hanya itu, dia juga ikut mendaur ulang brush tersebut. Setelah bersih dan dikemas kembali, SR lantas membawa barang itu ke Bandara Kualanamu.

Halaman Selanjutnya >> Oknum Dapat Rp 30 Juta Per Hari & Kemurkaan Erick Thohir


Oknum Dapat Rp 30 Juta Per Hari & Kemurkaan Erick Thohir
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading