PTBA Sebut PLTU Rp 24 T Bakal Beroperasi Maret 2022

Market - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
30 April 2021 17:00
Doc.PTBA

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8 mulai beroperasi penuh secara komersial pada Maret 2022.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto mengatakan, sampai saat ini progres pembangunan PLTU Sumsel 8 sudah mencapai 75,6%.

PLTU berkapasitas sebesar 2 x 620 mega watt (MW) ini merupakan bagian dari proyek strategis PTBA dengan nilai mencapai US$ 1,68 miliar atau sekitar Rp 24,4 triliun (asumsi kurs Rp 14.500 per US$).


"Saat ini PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 mencapai penyelesaian proyek sebesar 75,6%. Pembangkit listrik ini diharapkan bisa beroperasi penuh secara komersial pada Maret 2022," ungkapnya dalam konferensi pers, Jumat (30/04/2021).

Proyek PLTU ini merupakan bagian dari proyek 35.000 MW dan dibangun oleh PTBA melalui PT Huadian Bukit Asam Power (PT HBAP) sebagai pengembang listrik (Independent Power Producer/ IPP).

PT HBAP merupakan konsorsium antara PTBA dengan China Huadian Hongkong Company Ltd. Proyek PLTU ini nantinya membutuhkan 5,4 juta ton batu bara per tahun.

Sampai dengan kuartal I 2021 produksi batu bara PTBA mencapai 4,5 juta ton dengan penjualan sebanyak 5,9 juta ton.

Adapun volume produksi tahun ini ditargetkan naik menjadi 29,5 juta ton dari 24,8 juta ton pada 2020. Perseroan juga menargetkan kenaikan penjualan batu bara dari 26,1 juta ton pada tahun 2020 menjadi 30,7 juta ton pada tahun 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading