Bos PTBA: Potensi Produksi Batu Bara Sampai 36 Juta Ton

Market - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
30 April 2021 15:25
PTBA/Bukitasam.co.id

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengungkapkan bahwa penambahan target produksi batu bara sebesar 75 juta ton menjadi 625 juta ton pada tahun ini dari rencana semula 550 juta ton merupakan sebuah peluang bagi perusahaan.

Suryo Eko Hadianto, Direktur Utama PTBA, mengatakan penambahan target produksi batu bara oleh pemerintah tahun ini merupakan peluang bagi perseroan untuk meningkatkan produksi.

Dia menyebut, target produksi batu bara perseroan pada 2021 ini minimal sebesar 30 juta ton. Bahkan, menurutnya perseroan memiliki potensi produksi hingga 36 juta ton.


"Ini peluang bagi PTBA. Jelas PTBA akan sesuaikan peningkatan ini, akan kami manfaatkan setidaknya produksi 30 juta ton di tahun ini, minimal, tapi peluang lain akan kami jajaki dengan Kementerian ESDM supaya dapatkan peluang yang lebih besar," paparnya dalam konferensi pers secara daring, Jumat (30/04/2021).

Dia mengungkapkan, potensi peningkatan produksi batu bara perseroan bahkan lebih tinggi, yakni mencapai 3 juta ton per bulan.

"Kami akan tetap sesuaikan dengan kapasitas angkutan. Dari sisi kemampuan produksi, bisa 3 juta ton lebih per bulan atau sampai 36 juta ton per tahun potensinya sudah ada," tuturnya.

Dia memperkirakan, bila frekuensi hujan menurun, maka ini akan membantu perseroan meningkatkan produksi. Dia optimistis, pada kuartal II hingga kuartal IV mendatang, perseroan dapat mencapai target produksi.

Pada awal tahun perseroan menargetkan produksi batu bara pada 2021 ini mencapai 29,5 juta ton, naik dari capaian tahun lalu yang sebesar 24,8 juta ton. Perseroan juga menargetkan kenaikan penjualan batu bara dari 26,1 juta ton pada 2020 menjadi 30,7 juta ton pada 2021.

Adapun realisasi produksi batu bara selama Januari-Maret 2021 ini mencapai 4,5 juta ton dan penjualan batu bara 5,9 juta ton.

Pada kuartal I 2021 PTBA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 500,5 miliar pada atau Rp 45 per lembar saham. Capaian laba bersih ini ditunjang dari pendapatan yang mencapai Rp 3,99 triliun.

Suryo mengatakan, di tengah pandemi, perusahaan terus berupaya melakukan langkah-langkah efisiensi. Dari sisi biaya, biaya umum dan administrasi turun 19% atau terealisasi sebesar Rp 339,33 miliar dibandingkan dengan kuartal I 2020.

"Di tengah pemulihan ekonomi Indonesia yang menantang, PTBA masih mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2021. Hal ini tercermin dari laba bersih ditorehkan PTBA Rp 500,5 miliar pada kuartal I 2021 atau Rp 45 per lembar saham. Raihan laba didukung oleh pendapatan sebesar Rp 3,99 triliun," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading