RI Masih Pandemi, Begini Kinerja Laba Q1 Semen Eks Holcim

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
30 April 2021 11:40
Foto: Dokumentasi Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen semen yang dulu bernama Holcim Indonesia, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp 156 miliar pada periode kuartal pertama tahun ini. Laba bersih tersebut naik 129,41% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 68 miliar.

Pendapatan anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) ini juga naik 4,02% menjadi Rp 2,56 triliun dari sebelumnya Rp 2,46 triliun dengan volume penjualan semen, terak dan ekspor mencapai 3,15 juta ton, naik hampir 11% dari tahun sebelumnya.

Selain itu, efisiensi yang dilakukan turut mengerek EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) menjadi Rp 561 miliar atau meningkat 40,60% dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.


Presiden Direktur SMCB, Aulia Mulki Oemar mengatakan, pasar semen tergerak oleh membaiknya konsumsi sektor ritel dan ekspor, khususnya di bulan Maret 2021.

Hal ini tercermin pada pertumbuhan angka konsumsi pasar semen domestik di kuartal I/2021, yang naik 1,72% atau menjadi 14,8 juta ton. Pasar ekspor mengalami peningkatan signifikan sebesar 135,49% atau menjadi 3,3 juta ton.

Pergerakan tersebut juga tercermin pada kinerja SBI di kuartal I/2021 dengan peningkatan volume penjualan semen dan terak sebesar 10,96%, atau menjadi 3,2 juta ton jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat 2,8 juta ton.

Volume penjualan semen dan terak domestik naik 4,75%, dan volume penjualan ekspor naik 64,01% dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

"Fokus SBI pada sinergi dengan Semen Indonesia Grup membantu mempertahankan kinerja meski pasar semen pada kuartal pertama terdampak musim hujan dan pandemi yang masih berlanjut," kata Aulia, dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4/2021).

Aulia menambahkan, kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia yang masih mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, serta semakin ketatnya persaingan.

Dari pasar modal, saham SMCB naik 0,87% di posisi Rp 1.750/saham jelang penutupan perdagangan sesi I, Jumat ini (30/4). Sepekan saham ini naik 2,34% dan sebulan juga naik tipis 2% dengan kapitalisasi pasar Rp 13 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading