Ngenes! Harga Minyak Jeblok, Kena Getah Tsunami Corona India

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
25 April 2021 08:19
FILE PHOTO: Oil pours out of a spout from Edwin Drake's original 1859 well that launched the modern petroleum industry at the Drake Well Museum and Park in Titusville, Pennsylvania U.S., October 5, 2017. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia bergerak turun sepanjang pekan ini. Selain faktor ambil untung (profit taking), investor juga mencemaskan perkembangan pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2010/Covid-19) di India.

Minggu ini, harga minyak jenis brent turun 1,09% secara point-to-point. Kemudian untuk yang jenis light sweet terkoreksi 1,73%.


Apa mau dikata, harga si emas hitam memang sudah naik gila-gilaan. Dalam sebulan terakhir, harga brent dan light sweet naik masing-masing 253% dan 1,41%. Sejak akhir 2020 (year-to-date), kenaikannya mencapai lebih dari 27%.

Oleh karena itu, tentu akan datang saatnya investor tergiur untuk mencairkan keuntungan. Tekanan jual ini membuat harga minyak turun.

"Harga minyak mengalami konsolidasi setelah empat bulan naik karena vaksinasi anti-virus corona di AS yang cepat. Ini menyebabkan ekspektasi kenaikan permintaan sehingga mendongrak harga," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates yang berbasis di Illinois, seperti dikutip oeh Reuters.

Halaman Selanjutnya --> Corona Menggila di India

Corona Menggila di India
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading