Kinerja 2020

Duh! Laba Emiten Emas Sandi Uno Ambles 49% Jadi Rp 521 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
15 April 2021 11:17
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang emas yang sahamnya dimiliki Grup Saratoga, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), mencatatkan laba bersih sebesar US$ 36,19 juta atau setara dengan Rp 521,14 miliar sepanjang tahun 2020, dengan asumsi kurs Rp 14.400 per US$.

Nilai tersebut anjlok 48,57% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 70,83 juta atau sekitar Rp 1,01 triliun. Penurunan laba bersih ini berimbas pada anjloknya nilai laba bersih per saham dasar menjadi US$0,0017 dari sebelumnya USD0,0033.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, Kamis ini (15/4), sepanjang tahun 2020, pendapatan usaha MDKA mengalami penurunan sebesar 20,14% menjadi US$ 321,86 juta atau setara Rp 4,63 triliun dari sebelumnya US$ 402,03 juta.


Rinciannya, pendapatan tersebut dikontribusi dari penjualan emas, perak dan tan tembaga katoda dari pihak ketiga untuk pasar ekspor sebesar US$ 344,44 juta dari sebelumnya US$ 389,44 juta.

Sedangkan, dari pasar domestik turun menjadi US$ 3,89 juta dari sebelumnya US$ 23,64 juta Sedangkan, realisasi lindung nilai pada tahun 2020 menjadi minus US$ 28,67 juta, lebih tinggi dari sebelumnya US$ 11,94 juta.

Meski pendapatan turun, perseroan mencatatkan penurunan beban pokok pendapatan sebesar 14,85% menjadi US$ 207,73 juta dari sebelumnya US$ 246,59 juta. Dengan demikian, laba kotor perseroan menjadi sebesar US$ 114,12 juta, atau turun 26,45 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar US$ 155,44 juta.

Sampai dengan 31 Desember 2020, total aset perseroan tercatat sebesar US$ 929,6 juta dari posisi akhir Desember 2019 sebesar US$ 951,25 juta. Nilai ini, terdiri dari ekuitas sebesar US$ 563,64 juta dan liabilitas sebesar US$ 365,96 juta.

Merespons laporan keuangan yang sudah diaudit ini, harga saham MDKA pagi ini terkoreksi 3,17% ke level Rp 2.140 per saham. Bila diakumulasi sejak awal tahun, saham perseroan juga masih melemah 11,52% dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 49,25 triliun.

Grup Saratoga ialah konglomerasi bisnis yang didirikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama dengan mitranya, Edwin Soeryadjaya, putra pendiri Grup Astra, mendiang William Soeryadjaya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading