Pasar Antisipasi Rilis Kinerja Bank, Dow Futures Naik Tipis

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
14 April 2021 18:03
Markets Wall Street. (AP/Courtney Crow)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) cenderung flat pada perdagangan Rabu (14/4/2021), jelang rilis laporan keuangan para emiten.

Kontrak futures Dow Jones Industrial Average mengindikasikan reli sebesar 6 poin dari nilai wajarnya. Kontrak serupa indeks S&P 500 naik sangat tipis hanya 0,1%, sementara kontrak Nasdaq tumbuh 0,2%. Saham-saham siklikal terpantau menguat di sesi pra-pembukaan.

Pada Selasa, indeks S&P 500 menguat 0,4% dan ditutup di rekor tertinggi. Bursa saham cenderung mengabaikan kabar negatif terkait seruan regulator obat di AS untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin besutan Johnson & Johnson.


Pasalnya, enam perempuan berusia di bawah 50 tahun terkena penggumpalan darah usai divaksin. Saham Moderna melonjak 7% menyambut kabar tersebut, terutama setelah perseroan mengumumkan tingkat efektivitas vaksinnya sebesar 90% selama 6 bulan.

Di sisi lain, CEO Pfizer Albert Bourla mengumumkan bahwa perseroan mampu memproduksi vaksin 10% lebih banyak dari proyeksi awal.

Investor bersiap menyambut rilis kinerja keuangan emiten AS, termasuk di antaranya JPMorgan, Goldman Sachs dan Wells Fargo. Saham perbankan telah menguat sepanjang tahun berjalan karena analis memperkirakan kinerja bank investasi yang masih kuat.

Pasar juga akan memantau pencatatan perdana saham Coinbase yang menjadi marketplace mata uang kripto. Harga Bitcoin telah menguat dan menyentuh rekor tertinggi baru senilai lebih dari US$ 63.500 per keping.

Pemerintah AS kemarin mengumumkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret tumbuh 2,6% secara tahunan (year-on-year/YoY), dibandingkan dengan posisi Februari yang sebesar 1,7%. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari hasil survei Reuters sebesar 2,5% YoY.

Sementara itu, inflasi inti yang mencerminkan naik-turunnya daya beli masyarakat karena mengecualikan komoditas dengan harga bergejolak (makanan dan energi), tumbuh 1,6% YoY, dari bulan sebelumnya 1,3% YoY. Ini juga lebih tinggi dari prediksi 1,5% YoY.

Merespon itu, indeks Nasdaq menguat lebih dari 1% pada Selasa, dengan saham Amazon, Apple, Alphabet, Netflix, Microsoft dan Tesla ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 68 poin, setelah sempat melemah lebih dari 150 poin.

Hari ini, pasar bakal menunggu respons Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell seputar rilis inflasi, di tengah perhelatan The Economic Club di Washington. Bos bank sentral AS tersebut bakal berpidato mengenai prospek pemulihan ekonomi di era pandemi.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading