Wah Ada Sinyal IHSG Bangkit! Cek Rekomendasi Saham-saham Ini

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
14 April 2021 08:10
Diskusi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (14/4/2021) diperkirakan akan bergerak menguat, setelah pada perdagangan Selasa (13/4/2021) diperdagangkan di zona merah.

Sejumlah sekuritas telah memberikan rekomendasi sahamnya untuk perdagangan hari ini yang layak untuk dijadikan pertimbangan sebelum memulai perdagangan, sebagai berikut.


Samuel Sekuritas Indonesia - IHSG Tertahan di 6.100

IHSG tertahan pada level resisten (batas atas) 6.100, dan kini kembali tertekan. Untuk support (batas bawah) berikut bisa perhatikan kisaran level 5.890.

Saham pilihan:

TBIG

BANK

ARTO

ISAT

Artha Sekuritas - Tren Pelemahan Mulai Terbatas

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal terlihat candlestick membentuk doji di area oversold mengindikasikan trend pelemahan yang mulai terbatas sehingga ada potensi penguatan dalam jangka pendek. Namun perlu waspada pergerakan masih dibayangi sentimen negatif.

Saham pilihan:

ERAA

TOWR

ZINC

Reliance Sekuritas Indonesia - Ada Potensi Penguatan

Secara teknikal IHSG bergerak seakan whipsaw pada level lower bollinger bands dan support bullish trend line. Pergerakan selanjutnya potensi rebound menguji resistance MA5 dan level psikologis 6000. Indikator stochastic bearish dengan MACD yang undervalue, sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menguat.

Saham pilihan:

ACES

ADHI

ADRO

ASII

MNC Asset Management - Ada Potensi Teknikal Rebound

Setelah IHSG turun berturut-turut selama 3 hari sebesar 144,3 poin (minus 2,38%), ada peluang IHSG untuk alami technical rebound terbatas seiring penguatan EIDO ( iShare MSCI Indonesia Investable Market Index Fund/MSCI Indonesia ETF) sebesar 0,28%.

Ini juga disertai naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak 0,92%, emas 0,83%, CPO 2,52% dan batu bara 0,16% di tengah tekanan kejatuhan DJIA (indeks Dow Jones) sebesar 0,20%, harga nikel 0,56% dan timah 0,23% serta terus melemahnya nilai tukar rupiah yang sudah berada di atas 14,600.

Saham pilihan:

BJBR

UNTR

ERAA

TBIG


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading