Antam RUPST Siang Ini, Cek Saham ANTM-INCO Cs

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
07 April 2021 10:32
Gedung Antam (detikcom/Ari Saputra)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham emiten nikel bergerak beragam pada awal perdagangan pagi ini, Rabu (7/4/2021). Saham-saham tersebutnya tampaknya tidak sekompak kemarin, Selasa (6/4), ketika serempak ditutup menghijau.

Berikut harga saham-saham emiten nikel pagi ini, pukul 10.01 WIB:

  1. Harum Energy (HRUM), saham +1,87%, ke Rp 5.450, transaksi Rp 35 M


  2. Pelat Timah Nusantara (NIKL), +0,93%, ke Rp 1.090, transaksi Rp 122 juta

  3. Central Omega Resources (DKFT), =0,00%, ke Rp 162, transaksi Rp 809 juta

  4. Vale Indonesia (INCO), -0,21%, ke Rp 4.650, transaksi Rp 44 M

  5. Timah (TINS), -1,86%, ke Rp 1.580, transaksi Rp 39 M

  6. Aneka Tambang (ANTM), -2,15%, ke Rp 2.280, transaksi Rp 204 M

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat dua saham nikel yang menguat, satu stagnan dan tiga melemah.

Saham emiten milik pengusaha Kiki Barki, HRUM, mencatatkan kenaikan tertinggi, yakni sebesar 1,87% ke Rp 5.450/saham. Dengan ini, HRUM melanjutkan penguatan sejak Selasa (6/7) saat ditutup melesat 8,08% ke Rp 5.350/saham.

Penguatan saham emiten yang melakukan kegiatan penambangan di Kalimatan Timur ini terjadi setelah kemarin mengeluarkan laporan keuangan sepanjang tahun lalu yang menggembirakan.

Berdasarkan laporan keuangan, emiten yang juga melakukan kegiatan logistik tambang ini mencetak laba bersih sebesar US$ 59 juta atau setara dengan Rp 826 miliar (kurs 14.000/US$).

Besaran laba pada 2020 naik hingga 218,92%, jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang mana perusahaan memperoleh keuntungan US$ 18,5 juta atau setara Rp 259 miliar.

Meningkatnya laba tidak dipengaruhi oleh turunnya pendapatan perusahaan dari penjualan pada tahun 2020, yang terkoreksi dari US$ 262,59 juta atau setara Rp 3,67 triliun pada tahun 2019 menjadi US$ 157,82 juta atau setara Rp 2,2 triliun pada 2020 lalu, menyusut 39,9% secara tahunan (Year-on-year/YoY).

Sementara, emiten nikel pelat merah ANTM menjadi yang paling ambles, yakni sebesar 2,15% ke Rp 2.280/saham. Nilai transaksi saham ANTM sebesar 204 miliar.

Adapun pada siang ini ANTM akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2020.

Dalam pengumuman yang disampaikan direksi Antam, rapat tersebut akan dilaksanakan di Auditorium Andrawina, Gedung Aneka Tambang, Jakarta.

Terdapat 8 agenda yang akan dibahas, antara lain persetujuan laporan tahunan perseroan mengenai keadaan dan jalannya perseroan sepanjang tahun 2020, termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawas dewan komisaris dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2020.

elanjutnya, penetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen. Selanjutnya, penetapan tantiem untuk anggota direksi dan komisaris perseroan tahun buku 2020 dan gaji atau honorarium berikut fasilitas tunjangan tahun buku 2021.

Tidak hanya itu, rapat juga akan meminta persetujuan perubahan susunan pengurus dan nomenklatur pengurus perseroan.

Asal tahu saja, sepanjang tahun 2020, perseroan membukukan perolehan laba bersih Rp 1,14 triliun, naik 492,90% dari perolehan laba bersih di periode yang sama tahun sebelumnya Rp 193,85 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut di tengah kinerja pendapatan mengalami penurunan 16,33% secara tahunan, menjadi senilai Rp 27,37 triliun dari posisi 31 Desember 2019 yang senilai Rp 32,71 triliun.

Kemarin (6/4), saham-saham emiten nikel ditutup serempak menguat. Saham INCO, misalnya, melesat 5,19% ke RP 4.660/saham. Lalu, saham TINS melejit 6,27% dan ANTM naik 5,91%.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

 


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading