Good News! Sejak Pandemi, Bursa RI Salip Malaysia-Filipina

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
23 March 2021 14:12
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Anggota Dewan Komisioner OJK, Hoesen M.M (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejak pandemi Covid-19 yang melanda dunia tahun 2020 lalu, industri pasar modal Indonesia mampu bertahan dan sedikit demi sedikit menunjukkan pemulihan yang positif, meskipun di kuartal I-2020, sempat mengalami tekanan yang cukup berat.

Pada 15 Maret 2021, OJK mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah kembali menguat dan berada pada posisi 6.324,25 poin atau naik sebesar 5,8% dibandingkan per 30 Desember 2020 yang hanya mencapai 5.979,07 poin.

Hoesen, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, mengatakan kondisi IHSG ini masih cukup baik, jika dibandingkan dengan peer country seperti Malaysia dan Filipina yang secara year to date atau tahun berjalan masih mencatatkan minus masing-masing sebesar -0,4% dan -8,2%.


Data BEI 2020Foto: Data BEI 2020
Data BEI 2020

"Berbagai capaian tersebut, semakin memberikan optimisme bahwa pasar modal Indonesia telah bergerak ke arah yang positif, dan menjadi tempat yang menarik bagi para investor baik lokal maupun global untuk berinvestasi," kata Hoesen, dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/3/2021).

Mengacu data BEI, IHSG sudah menguat 5,28% di level 6.292 per awal sesi II, Selasa ini (23/3). Investor asing masih masuk alias beli bersih Rp 10,15 triliun di semua pasar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bosque, Level Resisten IHSG Bisa Tembus 6.200!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading