Wadidaw! Rupiah Makin Lemah, Sudah Rp 14.400/US$
Jakarta, CNBC Indonesia -Â Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan pasar spot pagi ini. Pemulihan ekonomi yang terus terlihat di Negeri Paman Sam membuat aset-aset berbasis rupiah kekurangan peminat.
Pada Selasa (9/3/2021), US$ 1 setara dengan Rp 14.380 kala pembukaan perdagangan pasar spot. Rupiah melemah 0,21% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Seiring perjalanan pasar, rupiah makin melemah. Pada pukul 09:04 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.400 di mana rupiah melemah 0,35%.
Kemarin, rupiah menutup perdagangan pasar spot dengan depresiasi 0,42% di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah sudah berada di atas Rp 14.300/US$.
Mata uang Tanah Air belum bisa lepas dari tren depresiasi. Dalam sebulan terakhir, rupiah sudah melemah 2,54% di hadapan dolar AS. Sementara sejak akhir 2020, pelemahan rupiah adalah 2,21%.
Tahun lalu, banyak kalangan memperkirakan dolar AS bakal 'tertindas' pada 2021. Mata uang Negeri Paman Sam akan ditinggalkan seiring tren suku bunga rendah yang membuat aset-aset berbasis dolar AS (terutama instrumen berpendapatan tetap) menjadi kurang menarik.
Namun sejauh ini yang terjadi malah sebaliknya. Dolar AS begitu perkasa sehingga mata uang dunia yang takluk di hadapannya.
Selama sebulan terakhir, Dollar Index (yang menggambarkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 1,4%. Sejak akhir 2020, penguatan indeks ini mencapai 2,64%.
Halaman Selanjutnya -->Â Ekonomi AS Bangkit, Dolar Terungkit
Addsource on Google