Megaskandal Asabri

Rolls Royce-Tanker Tersangka Asabri Disita! Ini Kata Prabowo

Market - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
05 March 2021 07:00
TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertemu Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. (Dok. Puspen TNI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali memberikan respons terhadap penetapan sembilan tersangka dan langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset-aset 'mewah' milik para tersangka dugaan korupsi dana investasi PT Asabri (Persero) periode 2012-2019.

Respons itu disampaikan lewat Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada CNBC Indonesia melalui pesan singkat pada Kamis malam (4/3/2021).

"Yang jelas Menhan [Prabowo] mendukung langkah hukum yang dilakukan oleh Jaksa Agung," katanya.


Selain mendukung langkah Korps Adhyaksa dalam mendukung penyelesaian kasus korupsi terbesar dalam sejarah RI itu, Prabowo, kata Dahnil, juga menegaskan jaminannya bahwa dana prajurit Tentara Nasional Indonesia/TNI (juga Polri) hingga pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dikelola Asabri tetap terkendali dan aman.

"Seperti sudah disampaikan oleh pihak Asabri dan sudah kita konfirmasi berulangkali seluruh dana prajurit aman. Irjen Kemhan dan berbagai pihak ikut mengawasi," tegas Dahnil.

Pada Selasa (2/2), Dahnil juga menyatakan bahwa Kemhan mendukung penuh upaya Kejagung untuk menuntaskan kasus tersebut dan memberikan hukuman yang maksimal kepada mereka yang terlibat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD juga lebih dahulu memberikan respons perihal penetapan delapan tersangka dalam kasus Asabri yang kemudian berkembang menjadi sembilan tersangka.

"Saya tadi memastikan ke Kejaksaan Agung bahwa prajurit TNI/anggota Polri tetap mendapat jaminan dari negara dan dari proses hukum bahwa uangnya tidak akan hilang dengan cara apapun," kata Mahfud dalam keterangannya, Selasa (2/2/2021).

"Masyarakat supaya tenang dan percaya terutama kalangan prajurit TNI dan anggota Polri bahwa kasus Asabri itu dipastikan untuk dibawa ke pengadilan karena terjadi tindak pidana korupsi," lanjutnya.

Mahfud pun memastikan, para pelaku yang terlibat tindak pidana korupsi, maka proses hukumnya akan terus diadili. Ia juga memastikan, para prajurit TNI dan anggota Polri sebagai nasabah Asabri tak akan dirugikan dalam kasus ini.

"Masyarakat mari ikut mengawal dan percayakan Kejagung akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujar Mahfud.

Pada Rabu malam (3/3), Kejagung menyita sejumlah aset para tersangka kasus Asabri, dari puluhan jam tangan mewah, lukisan emas, mobil mewah Rolls Royce, tanah ratusan hektare, hingga kapal tanker raksasa.

NEXT: Kasus Korupsi Terbesar di RI, Ini Daftar 9 Tersangka Asabri

Kasus Korupsi Terbesar di RI, Rp 23 T
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading