Saham Teknologi Kebakaran, Wall Street Ditutup Beragam

Market - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
24 February 2021 08:13
Emiten Wall Street. AP

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street tercatat beragam pada penutupan perdagangan Selasa (23/2/2021). Sejumlah indeks utama berhasil bangkit setelah turun tajam berkat pernyataan bos bank sentral Federal Reserve, The Fed, Jerome Powell yang meredakan beberapa kekhawatiran tentang suku bunga dan inflasi yang lebih tinggi.

Indeks Dow Jones Industrial Average menghapus kerugian 360 poin dan ditutup 15,66 poin lebih tinggi, atau 0,1%, pada 31.537,35. Sementara S&P 500 juga membalikkan kerugian 1,8% dan mengakhiri hari 0,1% lebih tinggi pada 3.881,37.


Namun sayangnya Nasdaq Composite yang kaya teknologi justru tergelincir 0,5%. Nasdaq finish di 13.465,20 setelah turun sebanyak 3,9% di sesi sebelumnya.

Tesla ditutup 2,2% lebih rendah setelah meluncur sebanyak 13% sebelumnya. Produsen mobil listrik itu mengalami penurunan 9% di sesi sebelumnya. Saham Apple turun hanya 0,1% setelah jatuh 6% sebelumnya.

Perputaran intraday terjadi setelah Powell mengatakan dalam kesaksiannya kepada Kongres bahwa inflasi masih "lemah" dan prospek ekonomi masih "sangat tidak pasti". Ini mengurangi kekhawatiran akan perubahan kebijakan oleh bank sentral.

Ketakutan inflasi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi karena pembuat kebijakan memperdebatkan putaran bantuan ekonomi lainnya. Investor khawatir lonjakan harga akibat stimulus federal dapat memaksa bank sentral untuk menaikkan biaya pinjaman jangka pendek.

Jonathan Golub, kepala strategi ekuitas AS Credit Suisse, percaya saham siklikal akan membawa pasar ke posisi tertinggi baru di sisa tahun ini didukung oleh kenaikan pendapatan dan optimisme pada pembukaan kembali ekonomi.

"Kenaikan suku bunga, keuntungan bagi Keuangan, dan harga tembaga dan minyak, keuntungan bagi Industri, Energi, dan Material, semakin menambah latar belakang yang menguntungkan ini," kata Golub dalam sebuah catatan Selasa, dikutip dari CNBC International.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading