Bikin Movieland di Lido, Emiten Hary Tanoe Rogoh Rp 350 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
23 February 2021 18:55
Hary Tanoesoedibjo/dok MSIN Foto: Hary Tanoesoedibjo/dok MSIN

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten milik taipan Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berencana mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp 300 miliar sampai dengan Rp 350 miliar untuk pengembangan Movieland di kawasan MNC Lido City, Bogor, Jawa Barat.

Direktur Utama MSIN, Ella Kartika mengatakan, Movieland merupakan pusat produksi film dan drama seri yang pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 18 bulan hingga 24 bulan.

"Estimasi nilai belanja modal Rp 300 miliar sampai 350 miliar," kata Ella, dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (23/2/2021).


Pada 15 Februari lalu, MSIN sudah memulai pembangunan Movieland setelah pemerintah mengumumkan kawasan Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan mendapat persetujuan dari Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata.

Status KEK tersebut memungkinkan kawasan tersebut menikmati berbagai fasilitas dan insentif pajak, termasuk insentif pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPn), dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), bea masuk dan pajak impor, cukai, serta berbagai keringanan perizinan lainnya.

"Ini akan baik untuk ekonomi kreatif. Menciptakan wirausaha baru, menjadi tempat wisata bagi masyarakat Indonesia bahkan luar negeri, menciptakan devisa, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Hal itu disampaikan Hary Tanoe saat MSIN, melalui anak usahanya PT MNC Movieland Indonesia menggelar prosesi cut and fill guna menandai dimulainya pembangunan Movieland di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu lalu (13/2/2021).

Movieland merupakan salah satu projek dari puluhan projek di KEK secara keseluruhan. Movieland, studio film dan drama seri outdoor ini, akan menjadi pusat industri film dan drama seri kelas dunia pertama di Indonesia.

Selain itu, keberadaannya juga menjadi creative hub yang menciptakan lapangan kerja hingga membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Hary mengatakan saat ini belum ada fasilitas mumpuni untuk outdoor production, terutama untuk memproduksi film atau drama televisi. "Pada kesempatan ini, kita melakukan groundbreaking pembangunan Movieland," tegasnya.

Movieland dibangun di lahan seluas 21 hektare di kawasan MNC Lido City. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas produksi seperti backlot (lokasi shooting), sound stage (studio tertutup), peralatan produksi dengan teknologi mutakhir hingga fasilitas pasca produksi dengan teknologi berkelas dunia.

Untuk backlot, Movieland akan menghadirkan berbagai kebutuhan area shooting terbuka, seperti area perumahan, permukiman perkotaan, nuansa kota tua dan perdesaan. Selain itu, ada area alam terbuka, termasuk area berlatar kerajaan-kerajaan di Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading