Soal Tesla Investasi di RI, Ini Penjelasan Erick Thohir

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
23 February 2021 11:34
Menteri BUMN Erick Thohir (BUMN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan saat ini pemerintah masih dalam tahap pembicaraan dengan berbagai negara untuk melakukan pengembangan baterai untuk kendaraan listrik (EV battery), salah satunya dengan Tesla.

Hal ini dilakukan dalam rangka pengembangan sumber daya alam yang ada di dalam negeri, terutama untuk nikel sehingga potensi industri EV battery di dalam negeri sangat besar.

"Kita juga terus mengadakan pembicaraan dengan beberapa perusahaan besar lainnya dari Jepang, Amerika (Serikat) termasuk yang sering dibicarakan di publik yaitu Tesla," kata Erick dalam acara The Indonesia 2021 Summit: The Future is Now secara virtual, Selasa (23/2/2021).


Saat ini investasi yang sudah mencapai tahap perjanjian bisnis untuk pengembangan EV battery adalah antara konsorsium BUMN dengan perusahaan asal China, China's Contemporary Amperex Technology atau CATL dan perusahaan asal Korea Selatan, LG Chem.

Konsorsium BUMN yang dimaksud adalah antara holding pertambangan BUMN MIND ID, PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).

Pengembangan ini dilakukan mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar dunia. Di samping juga memiliki sumber daya alam lainnya seperti bauksit, tembaga dan lain-lain.

Dengan jumlah sumber daya yang dimiliki, industri ini diperkirakan dapat menopang pertumbuhan Indonesia hingga 20 tahun ke depan.

"Nah hal-hal ini tentu tidak lain Indonesia tumbuh dengan program yang jelas seperti EV battery ini bisa juga menjadi pondasi daripada pertumbuhan Indonesia, tidak hanya untuk satu tahun tapi 20 tahun yang akan datang berdasarkan kekuatan sumber daya alam Indonesia," tandasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading