Bukti Konkret SWF INA Jokowi Laris Manis Tanjung Kimpul!

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 February 2021 14:49
Jokowi di acara Pengenalan Dewan Pengawas dan Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi, 16 Februari 2021 (Youtube BPMI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Meskipun baru seumur jagung, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) alias Indonesia Investment Authority (INA) diklaim sudah mendapatkan minat besar dari para investor.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers mengakui dalam proses pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF), pemerintah telah mendapatkan berbagai minat dari para investor.

"Selama proses pembentukan kita sudah dapat berbagai macam expression of interest dari beberapa fund besar di dunia," kata Sri Mulyani di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Bahkan, sambung Sri Mulyani, ketertarikan tersebut bukan isapan jempol semata. Sri Mulyani, bersama Erick Thohir yang menjadi Ex Officio Dewan Pengawas INA sampai mendapatkan surat khusus dari para investor.

"Kita sudah ada beberapa fund yang bahkan melakukan expression of interest dengan menulis surat langsung kepada saya dan pak Erick. Waktu itu bahkan sebelum dewan pengawas selesai sudah menyampaikan keinginannya dan bahkan menyampaikan indicative angka yang mereka ingin masukkan dalam SWF," jelasnya.

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan ketertarikan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti oleh jajaran dewan direksi LPI. Namun sayangnya, Sri Mulyani tidak merinci secara jelas dari siapa minat investor yang ingin menanamkan modalnya.

"Tujuan kita hari ini kita akan mendisclose karena menurut saya kita akan selesaikan rumahnya sambil kita akan bicara secara teknis," jelasnya.

Berikut lima direksi SWF yang sebelumnya diperkenalkan langsung oleh Jokowi :


1. Ridha DM Wirakusumah (Dirut PT Bank Permata Tbk/BNLI) sebagai CEO
2. Arief Budiman (mantan Direktur Keuangan Pertamina) sebagai Deputy CEO
3. Stefanus Ade Hadiwidjaja (Managing Director of Creador) sebagai Chief Investment Officer
4. Marita Alisjahbana (Country Risk Manager Indonesia Citi) sebagai Chief Risk Officer
5. Eddy Porwanto (eks Dirkeu PT Garuda Indonesia Tbk/GIAA, sebagai Chief Financial Officer.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Umumkan Nama Direksi, Jokowi 'Pede' INA Jadi SWF Kelas Dunia!


(dru)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading