Sinergi Ultra Mikro, Nasib Karyawan PNM & Pegadaian Gimana?

Market - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
09 February 2021 06:50
PGN Gandeng Pegadaian, Tingkatkan Kemudahan Pembayaran Tagihan GasKita

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN memastikan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro (Holding UMi) tidak akan berdampak pada nasib karyawan di perusahaan BUMN terkait.

Rencana Holding UMi akan menggabungkan tiga BUMN yaitu PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang akan induk.

Dalam paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjudul "Pembentukan Holding Ultra Mikro" yang disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR secara virtual, Senin kemarin (8/2/2021), Menkeu membeberkan konsekuensi skema Holding UMi.


Holding UMi bertujuan untuk memperluas jangkauan, dan meningkatkan layanan dan memberdayakan masyarakat di bidang ultra mikro secara berkelanjutan.

Menkeu juga menjelaskan, holding juga akan memberikan layanan produk yang lebih lengkap dan potensi pendanaan yang lebih murah untuk sekitar 29 juta usaha UMi di tahun 2024.

Sri Mulyani juga memastikan, sinergi co-location tidak akan berdampak pada penutupan unit kerja Pegadaian dan PNM.

"Proses bisnis, budaya, serta peran dari Pegadaian dan PNM akan tetap dipertahankan. Holding juga tidak akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Pegadaian dan PNM," tulis Menkeu dalam presentasinya.

Tak hanya itu, nantinya akan dibentuk komite eksekutif (Ex Co) Holding UMi untuk memantau kemajuan implementasi dan kepatuhan terhadap komitmen yang disepakati.

Adapun dampak Holding UMi yakni peningkatan profitabilitas dari sinergi yang juga akan diteruskan kepada nasabah (contohnya dalam penurunan bunga pinjaman kepada nasabah).

Integrasi ketiga entitas BUMN ini juga akan membentuk ekosistem dengan menjaga, mempertahankan pendekatan pemberdayaan sosial PNM, dan model bisnis Pegadaian serta memperkuat peranan BRI sebagai coordinator dan center of excellence.

Dalam proses Holding UMi ini, BRI akan memiliki 99,99% saham baik di PNM maupun Pegadaian yang dialihkan oleh pemerintah melalui penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu/HMETD (rights issue) Bank BRI.

"Bentuk partisipasi Pemerintah dalam transaksi rights issue BRI akan dilakukan secara non-cash melalui pengalihan seluruh saham Seri B Negara dalam Pegadaian dan PNM."

Hanya saja, kendati BRI memegang masing-masing 99,99% saham PNM dan Pegadaian, namun pemerintah RI tetap memiliki kendali terhadap Pegadaian dan PNM melalui 1 lembar saham Seri A Dwiwarna, sehingga status Pegadaian dan PNM berbeda dengan perusahaan anak BRI lainnya.

Sebagai informasi, saham dwiwarna adalah hak istimewa bagi pemerintah yang tidak dimiliki oleh pemegang saham lain. Saham yang hanya berjumlah satu lembar itu memungkinkan keistimewaan hak veto besar dalam pengendalian dan rencana bisnis sebuah perusahaan.

NEXT: Skema lengkap dan respons PNM-Pegadaian

Skema Lengkap dan Respons PNM-Pegadaian
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading