Grup Ciputra Rilis MTN Rp 1 T di Singapura, Buat Apa Saja?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
28 January 2021 11:10
Ciputra

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan properti holding Grup Ciputra, PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) melakukan penawaran obligasi jangka menengah atau Medium Term Notes (MTN) global senilai S$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,06 triliun (kurs Rp 10.605/S$.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Singapura (SGX), dikutip Kamis (28/1/2021), MTN bernama Series 003 Notes ini ditawarkan kepada investor dengan kupon 6%, mulai 25 Januari 2021 dan jatuh tempo pada 2 Februari 2026.

Surat utang itu akan dicatatkan di SGX pada 2 Februari 2021. Perusahaan telah menunjuk DBS Bank Ltd dan Mandiri Securities Pte Ltd. sebagai joint bookrunner atas penerbitan itu.


Adapun, penerbitan ini merupakan bagian dari program multi currency MTN dengan nilai S$ 400 juta.

Nilai program MTN itu telah ditingkatkan batasnya oleh perseroan dari sebelumnya hanya senilai S$ 200 juta.

Dari program itu, perseroan telah menerbitkan MTN senilai S$ 150 juta dengan suku bunga 4,85% pada 20 September 2017 (Series 002 Notes). MTN 2017 itu akan jatuh tempo pada 23 September 2021.

"Penerbitan Series 003 NOtes ini akan digunakan membayar kembali atau refinancing pinjaman, biaya akuisisi, atau untuk modal kerja, termasuk untuk refinancing MTN eksistng S$ 150 juta dengan bunga 4.85% yang jatuh tempo 2021," tulis pernyataan resmi CTRA, di situs SGX, Kamis (28/1).

Sebelumnya, Fitch Ratings sudah memberikan peringkat B+ dengan outlook stabil untuk MTN yang akan dirilis CTRA ini.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Januari lalu, Tulus Santoso, Direktur dan Sekretaris Perusahaan CTRA, mengatakan perusahaan memang akan menerbitkan MTN maksimal lebih dari 20% dari ekuitas perusahaan, tapi kurang dari 50% ekuitas per 30 September 2020.

"Sehingga transaksi dimaksud di atas dapat dikategorikan sebagai Transaksi Material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha," tulis Tulus dalam keterbukaan informasi.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020, CTRA itu membukukan total ekuitas Rp 16,86 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading