Dear Influencer yang Suka Pompom Saham, Ini Peringatan Bursa!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
28 January 2021 10:25
Pandu Patria Sjahrir. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Maraknya influencer saham dalam beberapa waktu terakhir membuat otoritas bursa, Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut bersuara guna menjaga pasar tetap kondusif, wajar, dan transparan, kendati keberadaan para influencer tak bisa dipungkiri mengerek jumlah investor saham.

Komisaris BEI Pandu Patria Sjahrir mengatakan jumlah investor yang tercatat saat ini memang melonjak drastis selama pandemi Covid-19. Dia mengatakan, dalam 10 bulan jumlah investor saham dari 1,3 juta, melonjak jadi 4 juta orang.

Penambahan itu tak lepas dari fenomena influencer di media sosial yang melakukan promosi atas sebuah saham tertentu, atau pompom saham. Pandu mengatakan, fenomena baru itu tak akan bisa dibendung seiring berjalannya waktu.


"Ini fenomena baru. Di luar insider trading [perdagangan orang dalam] saya rasa nggak bisa dibendung. Semua influencer akan bicara saham, akan ada yang beli saham dulu, setelah itu membicarakan sahamnya. Akan ada juga yang disponsori," kata Pandu dalam bincang d'Rooftalk edisi Waspada Investasi Saham Pompom, dilansir Detikfinance, dikutip Kamis (28/1/2021).

Hanya saja, Direktur PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), atau dulu bernama PT Toba Bara Sejahtra Tbk, ini mengingatkan para influencer yang mempunyai banyak pengikut atau follower harus memiliki kewajiban moral.

"Saya bicara hanya satu, at the end of the day, itu obligasi moral Anda [terkait saham]. Kalau Anda adalah high quality influencer, Anda akan asosiasi diri Anda dengan perusahaan yang high quality. Kalau Anda receh, ya asosiasinya juga receh, orang akan mengikuti," ujar Pandu.

NEXT: Jangan Lupa Kewajiban Moral

Perhatikan Tanggung Jawab Moral!
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading