IHSG 'Kesetanan'! 10 Saham Ini Cuan Gede, Tertarik Beli?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
12 January 2021 06:21
IHSG (Rengga Sencaya, Detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 2% ke level 6.382,84 pada perdagangan Senin kemarin (11/1/21). Bahkan IHSG sempat menyentuh level tertinggi hariannya yakni di posisi 6.382.

Investor asing juga ramai-ramai masuk ke bursa saham dalam negeri. Beli bersih (net buy) mencapai Rp 2,28 triliun di pasar reguler, ditambah dengan pasar nego dan tunai net buy mencapai Rp 2,43 triliun.


Data BEI mencatat, IHSG juga 'pulih' dari dampak pandemi virus Corona setelah menembus level 6.299, yakni level pembukaan awal tahun lalu, sebelum pandemi menghantam Indonesia.

Adapun nilai transaksi kemarin mencapai Rp 23,68 triliun, dengan volume perdagangan 32,39 miliar saham dan frekuensi perdagangan 1,85 juta kali. Terdapat 263 saham naik, 240 saham turun, dan 134 saham stagnan.

Berdasarkan data BEI, di tengah meroketnya IHSG, ada 10 saham yang mencatatkan top gainers.

10 Saham Top Gainers, Senin (11/1/2021)

1. BPD Banten (BEKS), saham +34,29% di Rp 94, nilai transaksi Rp 710,9 M

2. Itama Ranoraya (IRRA), saham +25% Rp 3.700, transaksi Rp 582 M

3. Indofarma (INAF), saham +25% Rp 6.250, transaksi Rp 296,2 M

4. Kimia Farma (KAEF), saham +20% Rp 6.450, transaksi Rp 820 M

5. Intiland Development (DILD), saham +18,64%, transaksi Rp 131 M

6. Kalbe Farma (KLBF), saham +17,73% Rp 1.760, transaksi Rp 974,5 M

7. Elnusa (ELSA), saham +14,15% Rp 484, transaksi Rp 513,9 M

8. Gajah Tunggal (GJTL), saham +13,94% Rp 940, transaksi Rp 295,4 M

9. Tiga Pilar (AISA), saham +10,50% Rp 400, transaksi Rp 102,2 M

10. Bank BRI Agroniaga (AGRO), saham +7,35% Rp 1.315, transaksi Rp 281,4 M

Mari kita tengok sentimen bagi Bank Banten alias BEKS. BPD Banten memang baru saja selesai melakukan aksi korporasi dan meraih dana sedikitnya Rp 1,87 triliun dalam Penawaran Umum Terbatas atau rights issue VI yang selesai pada awal tahun ini.

Usai rights issue kepemilikan Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global Development (BGD) naik jadi 78,21% dari sebelumnya 51%.

Kepemilikan saham Pemprov Banten naik karena banyak pemegang saham tidak mengeksekusi haknya. BGD melakukan eksekusi senilai Rp 1,55 triliun, dan ritel atau masyarakat senilai Rp 312,64 miliar. Saat ini PT BGD memiliki jumlah saham 34,29 miliar saham atau 78,21%, sementara masyarakat 9,56 miliar saham dengan porsi 21,79%.

Di sisi lain, Tim Riset CNBC Indonesia, menilai salah satu tekanan bagi pasar saham pekan ini yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan pada 11-25 Januari 2021.

Namun demikian kabar baik vaksinasi yang akan dilaksanakan pada Rabu besok (13/1), dinilai akan memberikan sentimen positif bagi pasar saham, dan utamanya perekonomian dalam negeri secara umum.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sudah mengungkapkan bahwa vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Rabu besok. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajaran menteri kabinet Indonesia Maju akan jadi penerima vaksin pertama.

Selain itu, sentimen positif lain datang dari Indeks Keyakinan konsumen Indonesia (IKK) yang meningkat pada Desember 2020 dibandingkan bulan sebelumnya meskipun peningkatan tersebut belum membawa keyakinan konsumen ke zona optimistis.

Pada Senin (11/1/2021), Bank Indonesia (BI) melaporkan IKK periode Desember 2020 sebesar 96,5. Naik dibandingkan bulan bulan sebelumnya yang sebesar 92.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading