Awal Perdagangan di Tahun 2021, Bagaimanakah IHSG Hari Ini?

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
04 January 2021 06:05
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia hanya dibuka selama tiga hari pada pekan lalu, yang sekaligus menutupi akhir tahun dengan ditutup variatif.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa puas di zona merah pada pekan lalu yang berakhir pada Rabu (30/12/20), yakni melemah 0,95% ke level 5.979,07. Secara mingguan, IHSG melemah 0,49%.


Sejalan dengan pasar saham, pasar obligasi pemerintah atau surat berharga negara (SBN) juga ditutup tidak menggembirakan pada perdagangan akhir pekan lalu. Imbal hasil (yield) SBN berbagai tenor mayoritas membukukan kenaikan yield, sehingga harga instrumen ini mengalami penurunan.

Yield SBN berseri FR0082 dengan tenor 10 tahun yang merupakan acuan yield obligasi negara naik 3,3 basis poin ke level 5,942% pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Sedangkan secara mingguan, yield SBN seri FR0082 tersebut malah mengalami penurunan, yakni turun 7,8 basis poin.

Tidak seperti IHSG dengan SBN, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan akhir pekan lalu malah menguat, yakni sebesar 0,5% ke level Rp 14.040/US$.

Hal ini karena efek dari masih melemahnya mata uang greenback. Bahkan secara mingguan, rupiah telah menguat sebanyak 0,78% pada pekan lalu.

Namun rupiah tidak sendiri. Hampir seluruh mata uang utama Asia mampu menguat di hadapan dolar AS, hanya dolar Hong Kong yang cenderung stagnan pada pekan lalu.

Wall Street Tutupi Tahun 2020 dengan Cerah Bergairah
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading