Hak Jawab

Wanaartha Life Tegaskan Belum Berstatus PKPU

Market - CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
23 December 2020 18:10
Pemegang polis PT WanaArtha Life menuntut agar Kejaksaan Agung segera membuka  sub rekening efek (SRE) yang sebelumnya diblokir. Sebab, rekening efek nasabah tak berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan yang mengingat secara hukum terkait dengan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), mengingat PKPU tersebut baru diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain itu, sidang terhadap permohonan PKPU tersebut juga baru akan diselenggarakan pada 15 Januari 2021.


Dalam surat Hak Jawab kepada CNBC Indonesia, Rabu (23/12/2020), Presiden Direktur Wanaartha Life, Yanes Matulatuwa, menegaskan terdapat kesalahan penafsiran yang dilakukan atas pemberitaan PKPU.

"Terjadi kesalahan penafsiran yang dilakukan terkait artikel ini, para pemohon telah mengajukan PKPU dengan petitum sebagaimana dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat. Namun demikian, salah apabila petitum tersebut diartikan bahwa Wanaartha Life sudah berstatus PKPU," tegasnya dalam surat tersebut.

"Kami berharap dengan sangat supaya penanggung jawab redaksi bisa menerbitkan Hak Jawab sesuai dengan bunyi Pasal 5 Ayat 2 UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, bahwa Pers wajib melayani Hak Jawab, dan Pasal 10 dan Pasal 11 Kode Etik Jurnalistik bahwa wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional."

Menurut Yanes dalam Hak Jawabnya, artikel sebelumnya, berjudul "Geram, 11 Nasabah Ajukan Gugatan PKPU untuk Wanaartha Life, tanggal 22 Desember 2020 itu menyangkut nama perusahaan yakni Wanaartha Life.

Pemberitaan tersebut, menurut Yanes, tidak memenuhi kaidah-kaidah hukum, seperti tertuang dalam UU Pers, dan telah melanggar Kode Etik Jurnalistik.

"Artikel tersebut tidak melakukan verifikasi/menguji informasi yang diperoleh dan mencermarkan nama baik kami."


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading