Sstt...IHSG Bakal Tembus 6.000, Ini Bocoran Saham Pilihannya

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
11 December 2020 08:25
Layar pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/11/2020). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis kemarin (10/12/2020), dengan terkoreksi tipis 0,18% ke level 5.933,69 setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani mengerek naik cukai rokok rata-rata 12,5% mulai tahun depan.

Data perdagangan BEI menunjukkan, nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 19,83 triliun, dengan volume perdagangan 30,09 miliar saham. Investor asing melakukan aksi jual bersih Rp 120,60 miliar di pasar reguler. Terpantau 204 saham naik, 268 turun, sisanya 154 stagnan.

Sebelum memulai perdagangan Jumat ini (11/12), simak dulu sejumlah rekomendasi dari perusahaan sekuritas ini.


MNC Sekuritas

IHSG ditutup terkoreksi 0,2% ke level 5.933 pada perdagangan kemarin. MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan koreksi ke area 5.830-5.880 untuk membentuk bagian dari wave [v] dari wave 3.

Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 5.775 atau bahkan 5.563, maka IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji area 6,000-6,010. Namun, apabila IHSG turun di bawah 5,563, maka IHSG sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave 3 dan akan membentuk wave 4 ke area 5.500-5.650 terlebih dahulu.

Level support (batas tahanan bawah): 5.775, 5.563, sementara level resistance (batas tahanan atas): 6.010, 6.200.

Saham Pilihan

- UNTR  (Buy on Weakness, 26.025)

- WSBP (Buy on Weakness, 234)

- ADRO (Sell on Strength, 1.545)

- TKIM (Sell on Strength, 10.050)

Indosurya Bersinar Sekuritas

IHSG diprediksi bergerak antara 5.821 - 5.998. Pergerakan IHSG terlihat sedang memasuki fase konsolidasi wajar pascamengalami kenaikan pada beberapa waktu sebelumnya. Selama IHSG tidak dapat dipertahankan di atas resisten level terdekat, maka peluang koreksi wajar masih terbuka lebar. Masih terjadinya capital outflow serta fluktuasi nilai tukar rupiah juga turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi.

Saham Pilihan

- BBCA

- PWON

- SMGR

- KLBF

- INDF

- JSMR

- SMRA

Mandiri Sekuritas

Rekomendasi saham dibuat berdasarkan harga penutupan pasar Kamis kemarin, ketika IHSG ditutup dengan terkoreksi tipis 0,18% ke level 5.933,69.

Saham pilihan

- BSDE (Buy)

- BBRI (Buy)

- BRPT (Buy)

- ITMG. (Speculative Buy)

- WTON (Speculative Buy)

- DOID (Speculative Buy)

- UNTR (Buy)

- BIRD (Buy)

- INCO (Buy)

- PTBA (Buy)

Panin Sekuritas

IHSG ditutup menurun sebesar -10,71 poin (-0.18%) menuju level 5.933,69 pada perdagangan Kamis 10 Desember 2020. Sepanjang perdagangan kemarin, tercatat 204 saham menguat, 268 saham menurun, dan 154 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga.

Mendapat sentimen negatif kenaikan cukai rokok, IHSG yang sebelumnya sempat menyentuh resistance 6.000 pun menurun kembali. Namun koreksi ini dinilai wajar ditandai dengan IHSG yang masih bertahan di atas 5.900.

Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.882-6.000.

Saham Pilihan

- AKRA (Buy 3.250, 3.300)

- DILD (Buy on Breakout 240)

- GJTL (Buy on Breakout 570)

- LPKR (Buy on Breakout 234)


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading