Top! 3 Saham BUMN Konstruksi Diburu Investor Meski IHSG Merah

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
04 December 2020 10:22
Progres Konstruksi Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta Ruas Kelapa Gading-Pulo Gebang Capai 71%. (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis 0,04% ke level 5.820,82 pada Jumat (4/12/2020) pagi hari ini. Selang tiga menit, IHSG langsung terperosok 0,72% ke 5.782,27.

Di kala IHSG memerah pagi ini, tapi beberapa saham BUMN konstruksi masih bertahan di zona hijau, bahkan melesat. Berikut 3 saham BUMN konstruksi yang masih bertahan di zona hijau:


Terpantau saham BUMN konstruksi yang masih melesat di posisi pertama diduduki oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) yang menguat 1,95% ke level harga Rp 1.305/unit, dengan volume transaksi sebanyak 23 miliar

Sedangkan di posisi kedua dipegang oleh PT PP (Persero) Tbk (PTPP) yang tumbuh 1,88% ke harga Rp 1.625/unit, dengan volume transaksi 16 miliar.

Adapun posisi ketiga diperoleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang naik 0,86% ke harga Rp 1.175/unit dengan volume transaksi sebanyak 31 miliar.

Sentimen yang membuat IHSG bergerak ke zona merah pada pagi hari ini adalah terkait Melonjaknya kasus positif harian virus corona (Covid-19) di Indonesia yang mencapai angka 8.363 pada Kamis (4/12/2020) kemarin.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, bahkan mengatakan penambahan kasus tersebut tidak bisa ditoleransi.

"Kita bisa melihat dalam beberapa hari terakhir kita mencatatkan rekor-rekor baru. Sebelumnya kita belum pernah mencapai di atas 5.000, tapi sayangnya kasus positif semakin meningkat bahkan per hari ini menembus lebih dari 8.000 kasus. Ini angka yang sangat besar dan tidak bisa ditolerir," ujar Prof Wiku, dalam konferensi pers Kamis (3/12/2020).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading