Dana Asing Masuk Lagi, Ini Sederet Saham yang Diborong

Market - Putra, CNBC Indonesia
04 December 2020 06:45
Layar pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/11/2020). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (3/12/20) ditutup hijau tipis terapresiasi 0,15% ke level 5.822,94.

Meskipun ditutup menghijau sejatinya IHSG bergerak galau, terutama pada perdagangan sesi pertama ketika banyak investor yang ingin melancarkan aksi ambil untung setelah IHSG melesat kencang sebulan terakhir.

Hal ini menyebabkan IHSG bergerak liar bak roller coaster melesat naik cukup kencang kemudian tiba-tiba anjlok menyentuh zona merah sebanyak dua kali.


IHSG menghijau setelah investor merespons kabar positif mengenai vaksin corona Pfizer yang disetujui untuk dipergunakan dalam keadaan darurat di kawasan Uni-Eropa meskipun penguatan terpangkas karena para pelaku pasar melakukan aksi profit taking setelah IHSG melesat tinggi sebulan terakhir.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi beli bersih sebanyak Rp121miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp19,6 triliun.Terpantau 232 saham naik, 227 saham turun, sisanya 168 stagnan.

Ternyata di tengah kegalauan IHSG pada perdagangan kemarin, investor asing diam-diam mengkoleksi berberapa saham unggulan, simak tabel berikut.

Tercatat dua emiten utama yang dikoleksi oleh investor asing pada perdagangan kemarin datang dari sektor perbankan yakni di posisi pertama muncul perusahaan perbankan Pelat Merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang dikoleksi asing sebanyak Rp 357 miliar sehingga harganya berhasil melesar 2,33%.

Sedangkan di posisi kedua muncul emiten perbankan dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang diborong asing sebanyak Rp 167 miliar dan berhasil membuat BBCA naik tipis 0,16%.

Selanjutnya di posisi keempat dan kelima muncul emiten pertambangan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang dibeli bersih oleh asing masing-masing Rp 70 miliar dan Rp 56 miliar.

Senasib dengan BBRI dan BBCA, setelah diborong oleh asing MDKA berhasil menghijau 1,79% ke level harga Rp 1.995/unit sedangkan INCO juga berhasil melesat 1,64% ke level harga Rp 4.970/unit.

Terakhir muncul nama emiten menara komunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang diborong asing sebanyak RP 51 miliar dan berhasil naik 0,47%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading