Wow! Harga 'Emas' Ini Naik 5% Lebih dalam Seminggu

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
08 November 2020 08:00
FILE PHOTO: Oil pours out of a spout from Edwin Drake's original 1859 well that launched the modern petroleum industry at the Drake Well Museum and Park in Titusville, Pennsylvania U.S., October 5, 2017. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia naik tajam sepanjang minggu ini. Ekspektasi akan berkurangnya pasokan menjadi penyebab lonjakan harga si emas hitam.

Pekan ini, harga minyak jenis brent melesat 5,87% secara point-to-point. Dalam periode yang sama, harga minyak jenis light sweet bertambah 3,77%.


Awalnya, ada rencana OPEC+ akan mulai menambah pasokan minyak sebanyak 2 juta barel/hari pada 2021. Namun rencana itu sepertinya tertunda, karena permintaan yang kemungkinan belum pulih.

Maklum, sejumlah negara di Eropa kembali menerapkan karantina wilayah alias lockdown untuk menekan penyebaran virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Tentu butuh waktu bagi ekonomi untuk pulih meski lockdown nantinya sudah dicabut.

"Permintaan sepertinya masih terlihat lesu," ujar Mohammad Barkindo, Sekretaris Jenderal OPEC, seperti dikutip dari Reuters.

Ditambah lagi ada ekspektasi pasokan minyak dari Amerika Serikat (AS) bakal berkurang. Pada pekan yang berakhir 30 Oktober 2020, stok minyak Negeri Paman Sam anjlok 8 juta barel, jauh dibandingkan konsensus pasar yang dihimpun Reuters yang memperkirakan kenaikan 890.000 barel.

"Produksi minyak berkurang karena penutupan fasilitas akibat badai di Teluk Meksiko. Ini adalah faktor utamanya," kata John Kilduff, Partner di Again Capital LLC yang berbasis di New York, seperti dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading