Efek Pandemi

Bikin Haru, Burger King Minta Warga Pesan McD, KFC & Warteg

Market - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
04 November 2020 11:20
burger king

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 menjadi tekanan bagi sektor makanan dan minuman alias food and beverages (F&B). Bahkan peluang untung bisnis restoran maupun makanan cepat saji semakin melemah seiring daya beli masyarakat yang mengecil akibat pandemi Covid-19.

Banyak beberapa unit usaha ditutup lebih lama bahkan permanen lantaran beban pengeluaran yang tak seimbang dengan omzet. Meski begitu, kondisi sulit ini tak membuat restoran cepat saji Burger King mengejar pelanggan sendiri dengan berbagai cara.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Burger King menyatakan dukungannya kepada pelaku usaha lain, termasuk kompetitornya McDonald's.


Melalui @burgerking.id yang diberi judul Pesanlah dari McDonald's (McD), perusahaan tersebut meminta masyarakat untuk memesan makanan dari gerai lainnya.

Tidak hanya McDonald's, tetapi juga pesaing lain seperti Flip Burger, Carl's Jr, Wendy's, J.co, Klenger Burger, KFC, CFC, Domino's Pizza, Pizza Hut, dan lainnya hingga warteg (warung Tegal).

[Gambas:Instagram]

"Tidak pernah terpikirkan oleh kami untuk meminta Anda melakukan ini, tapi semua restoran yang memiliki beribu karyawan membutuhkan pertolongan Anda saat ini."

"Jika Anda ingin membantu, tetap manjakan diri Anda dengan makanan lezat melalui pesan antar, takeaway, drive-thru. Menikmati Whopper (burger) pilihan yang terbaik, namun memesan Big Mac juga tidak ada salahnya," tulis Burger King yang diunggah pada Selasa (3/11/2020).

Sebagai informasi, Burger King secara global di bawah kepemilikan Restaurant Brands International Inc yang tercatat di Bursa Toronto, Kanada, dengan kode saham QSR, dan di bursa Wall Street AS, New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode sama juga QSR.

Situs perusahaan mencatat, anak usahanya yakni Tim Hortons, Popeyes dan Burger King (Burger King Corporation).

Adapun di Indonesia, Burger King di bawah kepemilikan waralaba PT Sari Burger Indonesia.

Di sisi lain, McDonald's juga tercatat di NYSE dengan kode saham MCD. McDonald's melepas saham perdana (initial public offering/IPO) pada 21 April 1965 dengan harga US$ 22,50/saham.

Di Indonesia, perusahaan pemegang lisensi MCD di Tanah Air yakni PT Rekso Nasional Food/RNF (Grup Sosro), dari pemegang lisensi sebelumnya yakni dari pengusaha Bambang Rachmadi.

Hingga saat ini, RNF telah membuka lebih dari 200 gerai McDonald's tersebar di berbagai kota yang didukung dengan lebih dari 14.000 karyawan di seluruh Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading