Operasi Senyap! 10 Saham Ini Diborong Asing Kemarin

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
27 October 2020 06:58
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Jumat 28/2/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau atau naik 0,62% di level 5.144,04 pada perdagangan awal pekan Senin kemarin (26/10/20). Investor asing masuk ke pasar saham RI dengan beli bersih Rp 175 miliar di pasar reguler.

Data perdagangan mencatat, meskipun ada perpanjangan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Transisi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, indeks acuan pasar saham RI ini terus melaju sampai ditutup di zona hijau.

Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 7,1 triliun. Dengan demikian, IHSG sudah naik 4,84% dalam sebulan terakhir, dengan catatan net sell (jual bersih) asing pada periode ini mencapai Rp 428,83 miliar di pasar reguler.


Pada perdagangan Senin, saham yang paling banyak dilego asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan jual bersih sebesar Rp 80 miliar dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 53 miliar.

Sementara itu saham yang paling banyak dikoleksi asing adalah PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan beli bersih sebesar Rp 67 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net buy sebesar Rp 240 miliar.

10 Top Foreign Buy 26 Oktober 2020

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 239,2 miliar, saham naik 4,05% Rp 5.775
2. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 67,4 miliar, saham stagnan Rp 5.400
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 64,3 miliar, saham naik 1,52% Rp 3.340
4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 56,1 miliar, saham naik 0,78% Rp 29.075
5. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 22,4 miliar, saham naik 1,86% Rp 9.600
6. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp 1,3 miliar, saham minus 0,63% Rp 1.575
7. PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) Rp 767,4 juta, saham naik 2,54% Rp 1.010
8. PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) Rp 370,7 juta, saham stagnan Rp 270
9. PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) Rp 304 juta, saham turun 0,69% Rp 288
10. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp 254 juta, saham turun 2,05% Rp 3.830


Perdagangan di pekan ini akan berlangsung singkat sebab akan ada libur panjang dalam rangka cuti bersama. Pemerintah menetapkan tanggal 28 Oktober (Rabu) dan 30 Oktober (Jumat) sebagai hari libur cuti bersama.

Untuk tanggal 29 Oktober yang jatuh hari Selasa merupakan libur nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bertepatan dengan libur panjang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menetapkan perpanjangan PSBB di Ibu Kota untuk dua minggu ke depan terhitung sejak 26 Oktober hingga 8 November 2020. Hal ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020.

Selama masa perpanjangan PSBB Transisi untuk periode ini, pemerintah daerah DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan kasus infeksi Covid-19 di ibu kota.

Apabila tidak ada kenaikan kasus yang signifikan maka PSBB akan diperpanjang lagi selama 14 hari. Namun bila lonjakan kasus justru terjadi, Gubernur Anies tak segan-segan untuk mengeluarkan kebijakan rem darurat.

Sentimen positif bagi saham perbankan, terutama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ialah kinerja penurunan laba bersih yang relatif rendah.

BCA melaporkan perolehan laba pada kuartal III-2020 atau 9 bulan tahun ini turun 4,2% menjadi Rp 20,04 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu BCA membukukan laba bersih Rp 20,9 triliun.

Dengan total dana pihak ketiga (DPK) yang naik 14,3% YoY (year on yera) menjadi Rp780,7 triliun, mampu mendukung pertumbuhan total aset BCA menembus level seribu triliun atau tepatnya Rp 1003,6 triliun, meningkat 12,3% YoY.

Sementara itu, bank papan atas lainnya yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga mencatatkan penurunan laba, kendati lebih besar koreksinya.

Pada 9 bulan tahun ini atau per kuartal III-2020, Bank Mandiri mencatatkan laba bersih mencapai Rp 14,03 triliun, atau turun 30,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 20,25 triliun di tengah pandemi Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading