Miris! IHSG Laju Kencang, 4 Saham Ini Nyaris Kena ARB

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
23 October 2020 10:49
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Jumat 28/2/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak empat saham merosot tajam dan mendekati level batas auto rejection bawah (ARB) pada awal sesi I, Jumat ini (23/10/2020).

Koreksi harga empat saham ini terjadi pada saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan.

Berdasarkan data BEI, harga empat saham ini turun lebih dari 6%. Saham yang terkoreksi dalam tersebut, yaitu saham PT BRISyariah Tbk (BRIS) drop 6,92% ke level Rp 1.210/unit, menyentuh batas maksimal penurunan alias ARB (maksimal -7% dalam sehari).


Lalu saham PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun 6,84% ke harga Rp 109/unit. Lanjut saham PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) ambles 6,49% dan saham PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) anjlok 6,06% ke harga Rp 93/unit.

Saham BRIS tampaknya sedang mendapatkan tekanan karena investor kecewa lantaran harga beli dari saham ini ditetapkan Rp 781/unit dalam rangka merger. Ini membuat investor menghitung ulang valuasi saham BRIS.

Harga tersebut ditetapkan bagi investor yang menolak merger bank syariah BUMN di mana BRIS akan menjadi survivor bank dengan menerima dua bank syariah BUMN lainnya yakni PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah.

Sementara itu, saham KREN terkoreksi karena salah satu anak usaha yang bergerak di perantara pedagang efek, PT Kresna Sekuritas, kena sanksi BEI tidak boleh melakukan transaksi.

Pasar saham domestik, sebenarnya sedang mendapatkan angin segar dan berada di zona hijau. IHSG terpantau menguat 0,4% ke level 5.111,91.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading