Reli Saham Properti, Diam-diam Asing Mulai Masuk

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
22 October 2020 16:55
Chief Finnancial Officer Sinarmas Land Alim Gunadi (kiri), Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo (kedua kiri) dan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar M. Mungkasa berbincang dengan pengunjung Mandiri Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center, Sabtu (5/5). Pada Mandiri Property Expo 2018, Bank Mandiri mengenalkan proses cepat pengajuan KPR same day approval. Hingga 31 Maret 2018, penyaluran KPR Bank Mandiri telah mencapai Rp 40,45 triliun, tumbuh 11,11% dibandingkan Maret 2017.

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham properti kembali melesat pada perdagangan hari ini dampak dari rilis data prapenjualan alias marketing sales emiten properti kelas kakap yang berhasil naik di kuartal ketiga 2020 ini dan berhasil melewati titik nadirnya pada kuartal kedua 2020 setelah terserang virus corona.

Sentimen positif ini selain berhasil melesatkan saham properti, ternyata juga berhasil menarik asing juga ikut masuk ke dalam saham-saham properti, simak tabel berikut.


Terpantau seluruh emiten properti besar hari ini berhasil melesat tinggi di tengah IHSG yang terkoreksi tipis 0,09%. Kenaikan hari ini sendiri dipimpin oleh PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI) yang berhasil terbang 22,76% ke evel harga Rp 151/unit seiring dengan dana asing yang masuk sebesar Rp 16,61 miliar dan menjadi saham properti dengan inflow asing terbesar pada perdagangan hari ini.

Sedangkan koreksi paling tipis dibukukan oleh PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang hanya mampu naik tipis 1% meski dana asing yang masuk sebesar Rp 12,23 miliar.

Terpantau terdapat dua emiten yang sahamnya dijual bersih oleh asing pada perdagangan hari ini yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan jual bersih masing-masing Rp 12,70 miliar dan Rp 3,28 miliar.

Meskipun dijual asing terpantau kedua saham masih berhasil menghijau dengan BSDE yang berhasil naik 1,20% ke level Rp 845/unit dan SMRA yang loncat 4% ke level harga Rp 650/unit.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading