Duh! 5 Saham Big Cap Diobral Asing, Bikin IHSG Goyang

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
22 October 2020 10:28
Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/1/2018). Pasca ambruknya koridor lantai 1 di Tower 2 Gedung BEI kemarin (15/1/2018), hari ini aktifitas perdagangan saham kembali berjalan normal

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham domestik dilanda tekanan jual (net sell) terutama investor asing pada perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2020), yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) drop nyaris 0,5%.

Tekanan jual dari investor asing ikut menambah tekanan ke IHSG.

Hingga pukul 09.41 WIB, data BEI mencatat, IHSG tercatat minus 0,48% ke level 5.072,06. Ini disebabkan belum jelasnya stimulus ekonomi yang akan dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang mempengaruhi kejatuhan pasar saham Asia.


Investor asing tercatat menjual saham-saham berkapitalisasi besar yang menambah tekanan ke IHSG. Net sell asing di pasar reguler pagi ini Rp 67 miliar.

Saham yang paling banyak dilego asing hari ini adalah PT Bank Central Asia Tbk(BBCA) dengan jual bersih sebesar Rp 30,8 miliar dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 15,7 miliar.

Lalu saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dilepas asing Rp 10,9 miliar, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 7,3 miliar dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) senilai Rp 7,2 miliar.

Semua saham yang diobral investor asing tersebut mengalami koreksi. Saham BBCA turun 1,04% ke harga Rp 28.600. Saham PTBA turun 1% ke Rp 1.908, saham TLKM turun 0,37% ke harga Rp 2.660/unit.

Lalu saham ITMG turun 1,22% ke harga Rp 8.125/unit dan saham BBNI stagnan di harga Rp 4.880/unit.

BCA masuk saham big cap (berkapitalisasi besar) dengan kapitalisasi pasar terbesar mencapai Rp 704 triliun, sementara Telkom kapitalisasi pasarnya Rp 264 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading