Bursa Eropa Melaju ke Jalur Hijau di Sesi Awal Perdagangan

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
19 October 2020 15:53
The German share prize index DAX board is photographed early afternoon on the day of the Brexit deal vote of the British parliament in Frankfurt, Germany, January 15, 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa menguat pada sesi awal perdagangan Senin (19/10/2020), menyusul ekspektasi kesepakatan stimulus bakal diteken beberapa pekan ke depan dan vaksin Covid-19 ditemukan akhir tahun ini.

Indeks Stoxx 600, yang berisi 600 saham unggulan di Eropa, menguat 0,8% pada pembukaan, dengan semua indeks sektoral kompak melaju ke teritori positif. Indeks sektor perbankan menguat 1,5% menjadi pemimpin reli.

Setengah jam kemudian, reli Stoxx 600 surut menjadi sebesar 1,8 poin (+0,5%) ke 369,31. Indeks DAX Jerman menguat 37 poin (+0,3%) ke 12.946,01 dan CAC Prancis tumbuh 40,3 poin (+0,8%) ke 4.976,15. Di sisi lain, indeks FTSE Inggris naik 7 poin (+0,1%) ke 5.926,6.


Pasar global didorong oleh pernyataan Ketua DPR AS Nancy Pelosi pada Minggu yang mengatakan bahwa meski d perbedaan antara Kongres dan Gedung Putih, dia optimistis mendorong tercapainya stimulus fiskal jelang pemilihan presiden (pilpres) 3 November.

Namun, kekhawatiran seputar penyebaran virus corona meluas dan membatasi reli. Gelombang kedua penyebaran virus corona di Eropa masih menjadi kunci perhatian pasar. Demikian juga dengan pembicaraan Brexit yang hanya berujung pada seruan untuk saling berkompromi.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pekan lalu menyatakan bahwa pembicaraan sudah "selesai" dan Inggris harus "bersiap" berdagang dengan Uni Eropa mulai 1 Januari meski tanpa kesepakatan.

Sementara itu, Perdana Menteri Italia mengumumkan kebijakan lebih ketat untuk mencegah penyebaran virus gelombang kedua termasuk membatasi pembukaan restoran dan membatasi pengumpulan massa. Langkah ini diambil setelah ada lebih dari 11.000 kasus baru pada Minggu.

Bursa saham di AS mayoritas menguat dengan memanfaatkan rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) China yang tumbuh 4,9% secara tahunan, sebagaimana diumumkan Biro Statistik Nasional hari ini, atau sedikit di bawah ekspektasi pasar dalam polling Wind Information (5,2%).

Saham pengelola investasi Swiss Julius Baer menguat 4,6% setelah mengumumkan kinerja kuartal III-2020 yang di atas ekspektasi.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading