Wuidih! Perusahaan Prajogo Pangestu Rilis Green Bond Rp 16 T

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
15 October 2020 17:25
Orang Terkaya ke-3 Prajogo Pangestu (Ist Barito-Pasific.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) di bisnis panas bumi yakni Star Energy Geothermal Salak Ltd dan Star Energy Geothermal Darajat II Ltd. merampungkan penerbitan Green Bond dengan nilai total US$ 1,11 miliar atau setara Rp 16,43 triliun (kurs Rp 14.800/US$).

Diana ArsiyantiSekretaris Perusahaan BRPT, mengatakan proses penerbitan itu dilakukan pada 14 Oktober 2020.

"Star Energy Geothermal Salak Ltd dan Star Energy Geothermal Darajat II Ltd yang merupakan anak perusahaan dari Star Energy Geothermal (Salak- Darajat) B.V., yang diklasifikasikan sebagai perusahaan terkendali menyelesaikan proses penerbitan green bond US$ 1,11 miliar," katanya dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (15/10/2020).


Obligasi tersebut dicatatkan di Singapore Exchange Securities Trading Limited, dan telah memperoleh peringkat Baa3 dari Moody's dan BBB- dari Fitch Ratings.

Obligasi terbagi dalam 2 seri, yaitu obligasi senilai US$ 320 juta, dengan kupon sebesar 3,25%, berjangka waktu 8,5 tahun yang akan jatuh tempo pada April 2029.

Seri kedua yakni obligasi senilai US$ 790 juta, dengan kupon sebesar 4,85%, berjangka waktu 18 tahun yang akan jatuh tempo pada Oktober 2038.

"Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi tersebut akan dipergunakan untuk pelunasan pinjaman yang ada, keperluan korporasi umum yang berkaitan dengan operasi panas bumi Salak dan Darajat, dan keperluan lain sebagaimana dinyatakan dalam dokumen penerbitan," katanya.

Dia menjelaskan, penerbitan obligasi akan memperkuat posisi keuangan kedua anak usaha itu, khususnya untuk kinerja dan pengembangan usaha kedua perusahaan itu di masa mendatang.

"Sehingga untuk ke depannya diharapkan dapat memberikan pendapatan yang lebih baik kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan," jelasnya.

Laporan keuangan BRPT mencatat, Star Energy Group adalah anak usaha Barito di bidang energi panas bumi dan pembangkit listrik.

Ada sedikitnya 11 entitas Barito bernama Star Energy, termasuk Star Energy Geothermal Salak Ltd yang berbasis di Bermuda dan Star Energy Geothermal Darajat I Limited berbasis di Persemakmuran Bahama.

Kepemilikan BRPT di kedua perusahaan tersebut melalui Star Energy Group Holding Ptd Ltd yang berbasis di Singapura.

Situs resmi BRPT mencatat, melalui Star Energy, Barito Pacific mengoperasikan perusahaan pembangkit listrik panas bumi terbesar di Indonesia dengan total kapasitas terpasang sebesar 875 MW.

Star Energy memiliki tiga aset operasional panas bumi Wayang Windu, Salak dan Darajat yang seluruhnya berlokasi di Jawa Barat. 

Barito yang dimiliki oleh taipan Indonesia, Prajogo Pangestu, juga mengendalikan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rogoh Rp 1 T, Emiten Prajogo Pangestu Siap Buyback Saham


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading