Ekspansi! Pollux Properties Caplok Perusahaan MI di Singapura

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
12 October 2020 15:37
Erleseen Tower dari proyek Meisterstadt Batam/Dok.Pollux

Jakarta, CNBC Indonesia - Pollux Properties Limited, perusahaan induk PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) milik keluarga pengusaha asal Kalimantan Barat, Po Sun Kok, menambah kepemilikan saham sebesar 49,99% di Stirling Fort Capital Pte Ltd, perusahaan manajer investasi di Singapura.

Nilai akuisisi tambahan tersebut tercatat mencapai S$ 300.000 atau setara dengan Rp 3,30 miliar (kurs Rp 10.865/S$).

Chief Executive Officer Pollux Properties Nico Purnomo Po mengatakan dengan akuisisi ini, Pollux Properties akan memiliki 100% saham di Stirling Fort Capital. Transaksi dilakukan pada 7 Oktober 2020.


Besaran 49,99% itu setara dengan akuisisi sebanyak 285.000 dan 15.000 saham Stirling Fort Capital milik Chan Kah Wai, Elwyn, dan Chia Yew Nguan.

"Stirling Fort Capital akan menjadi anak usaha Grup dengan kepemilikan seluruhnya setelah akuisisi ini selesai," kata Nico, dalam keterbukaan informasi di Bursa Singapura, dikutip Senin (12/10/2020).

Stirling Fort Capital adalah perusahaan manajemen investasi (MI) yang berlokasi di Singapura dan didirikan pada 13 April 2014. Perusahaan ini memiliki aset bersih sekitar S$ 829.287 pada 31 Maret 2020.

Perusahaan memperoleh izin sebagai perusahaan manajer investasi dari Monetary Authority of Singapore (MAS) pada 24 Juni 2015.

Sementara itu, alasan para investor melepas seluruh saham ke Pollux ialah agar mereka bisa fokus pada bisnis lainnya. Perusahaan juga berharap dengan adanya akuisisi ini bisa membentuk sinergi yang kuat dengan bisnis perusahaan.

Po Sun Kok adalah pengusaha dan filantropi asal Indonesia yang lahir di Sambas, Kalimantan Barat.

Situs resmi mencatat, Po Sun menjabat sebagai Komisaris Utama Pollux Properti Indonesia sejak tahun 2018. Dia juga menjabat sebagai Direktur POLL (1989-2004), Direktur Utama POLL (2004-2008), sebagai Komisaris Utama POLL (2008-2015), dan sejak 2018 dia menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Golden Flower Tbk (POLU).

Dia juga menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Pollux Investasi Internasional Tbk (dahulu bernama PT Royal Royce Properties) sejak tahun 2018. Saat ini dia menjabat Chairman Pollux Properties Ltd.

Adapun Nico Purnomo Po adalah putra dari Po Sun Kok. Situs resmi Pollux mencatat, sejak April 2020 Nico menjabat sebagai Komisaris Pollux Properti Indonesia setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama sejak tahun 2016.

Sebelumnya Nico juga menjabat sebagai Direktur POLL (2014-2015) dan Komisaris POLL (2015-2016).

Beberapa proyek properti Pollux adalah Park Residences Kovan, Metro Loft, Pavilion Square, dan Golden Park Residences. Setelah bertahun-tahun bermain di Singapura, keluarga Po akhirnya membangun properti di Indonesia.

Uniknya, kota pertama yang dipilih, bukan Jakarta maupun Bali, melainkan Semarang, kota yang membesarkan usaha Golden Flower Group. Properti pertama Po Soek Kok adalah Paragon City, yang terdiri atas Mal dan Hotel. Proyek kedua Pollux di Indonesia juga berlokasi di Semarang, yakni apartemen W/R Simpang Lima.

Setelah itu, Pollux membangun banyak properti di Jakarta kota lain.

Grup Pollux juga baru-baru ini menyelesaikan Meisterstadt (dikenal juga sebagai Pollux Habibie), proyek real estate di Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, hasil kerja sama dengan keluarga mendiang Presiden BJ Habibie.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading