Awas! 3 Saham 'Kolesterol Tinggi', Meroket Belasan Persen

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
29 September 2020 12:48
Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham lapis ketiga kembali bergerak liar pada perdagangan hari ini, Selasa (29/9/2020). Terdapat tiga saham yang kenaikannya 10% lebih pada saat bursa saham domestik sedang fluktuatif meski masih berada di zona hijau.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), tiga saham yang mengalami penguatan pada perdagangan sesi I, yaitu saham PT Trinitan Metals and Mineral Tbk (PURE) naik 15,89% ke harga Rp 350/unit.

Lalu saham PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) naik 14% ke level harga Rp 57/unit, saham PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 11,11% ke harga Rp 110/unit.


Sampai saat ini belum ada sentimen kuat dari tiga saham tersebut secara fundamental, sehingga memicu dugaan saham-saham tersebut digerakkan oleh sentimen lain di pasar.

Sementara itu, hingga penutupan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik 0,40% ke level 4.926,37 atau bertambah 19,82 poin dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan hari ini, saham-saham dari sektor perbankan menjadi penggerak IHGS. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi terbesar tercatat menguat 1,45% ke level harga Rp 27.975/unit.

Lalu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 0,65% ke level harga Rp 3.110/unit.

Ada juga saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) yang menguat 2,55% ke harga Rp 1.410/unit, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 0,62% ke level harga Rp 1.625/unit dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 0,49% ke harga Rp 5.175/unit.

Tidak ada sentimen dari dalam negeri yang kuat mempengaruhi perdagangan saham di BEI hari ini.

Sementara sentimen dari luar negeri, fokus para pelaku tertuju pada debat pertama Presiden AS Donald Trump melawan kandidat presiden dari partai Demokrat yakni Joe Biden dalam debat pertama dari tiga debat menuju kursi presiden. Pemilu di AS akan digelar 36 hari lagi ke depan.

Debat pertama ini akan menjawab pandangan kedua calon terhadap kebijakan mengenai kesehatan di tengah pandemi corona yang mengacaukan keamanan negara dan imigrasi.

Trump juga mungkin akan mendapat pertanyaan mengenai pajaknya setelah media The New York Times merilis berita yang mengejutkan pada Minggu (27/9/20) yang menunjukkan bahwa selama 2 dekade presiden AS tersebut tidak membayar pajak dan hanya membayar US$ 750 ketika terpilih menjadi presiden.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading